Rektor Unusa, Prof Tri Yogi Yuwono dan Warek Prof Bambang Sektiari bersama Ketua RW 2 Zainul Umamah mendengarkan presentasi dari Juna, Ketua Tim 1 KKN Unusa. DUTA/ist
SURABAYA | duta.co – Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) di RW 02, Kelurahan Kapasari Surabaya  melakukan banyak program kerja.

Salah satunya adalah di bidang kesehatan. Tim 1 KKN dengan 19 orang anggota itu fokus utamanya adalah bidang kesehatan dan lingkungan.

Hal itu karena sebagian besar anggota Tim 1 adalah mahasiswa  dari prodi kesehatan seperti pendidikan dokter, keperawatan, gizi, analis kesehatan dan kebidanan. Juga ada dari jurusan keguruan.

Ketua Tim 1, Nur Fajril Arjuna Arif Billah mengatakan dari awal survei yang dilakukan timnya sebelum KKN dimulai, permasalahan utama warga adalah kesehatan.

“Warga banyak yang meminta adanya skrining kesehatan. Karena selama ini mereka tidak mendapatkan layanan itu. Padahal banyak warga yang kondisi kesehatannya tidak baik,” ujarnya saat ditemui di lokasi KKN, Selasa (11/8/2026).

Beberapa skrining yang diminta warga adalah cek gula, asam urat dan kolesterol serta  tensi.  “Dan ternyata benar, ketika kami lakukan skrining itu dari 70 orang yang hadir, usia 30-70 tahun, separuhnya memang menderita gula, asam urat, kolesterol dan darah tinggi,” jelas Juna, panggilan akrab Nur Fajril Arjuna Arif Billah.

Karenanya, hasil skrining ini digunakan oleh pihak Puskesmas Kapasari untuk melakukan intervensi terhadap penderita.

“Saat posyandu keluarga, petugas kesehatan memberikan obat pada penderita. Kalau kami kan hanya melakukan pemeriksaan. Tapi Alhamdulillah, pihak Puskesmas sangat responsif,” tandasnya.

“Dan kami berharap puskesmas bisa terus melakukan intervensi terhadap penderita,” tambahnya.

Selain pengobatan, Juna mengatakan timnya juga mengedukasi masyarakat agar bisa melakukan pencegahan terhadap penyakit. Tindakan preventif ini penting agar masyarakat terhindar dari segala macam penyakit misalnya dengan pola hidup sehat, olahraga dan sebagainya.

“Kami juga edukasi anak sekolah untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat misalnya cara mencuci tangan yang baik dan menyikat gigi yang baik pula,” tuturnya.

Pengolahan Sampah

Tim 1 juga mengedukasi warga untuk bisa menjaga lingkungan. Salah satu caranya dengan memilah sampah. Warga juga dibuatkan tempat sampah kering agar nanti bisa dijual kembali dan menghasilkan uang.

Tim juga bekerjasama dengan pihak ketiga yang membelu sampah kering tersebut sehingga manajemen bank sampah benar-benar berjalan dengan baik.

Rektor Unusa, Prof Tri Yogi Yuwono mengapresiasi mahasiswa yang sudah turun ke masyarakat dan memberikan dampak.

“Sebaik-baik perguruan tinggi adalah yang mampu memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Sejak awal pembukaan, komitmen kami adalah menghadirkan manfaat mendalam bagi warga,” ujar Prof Tri Yogi.

Lebih lanjut,  Prof Tri Yogi mengungkapkan interaksi langsung selama KKN turut memberikan pembelajaran berharga bagi jajaran akademisi dan mahasiswa. Pengalaman ini tidak hanya mengasah aspek intelektual, tetapi juga menguatkan rasa empati, kepedulian sosial, serta keberpihakan pada kaum marginal.

Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan dalam KKN ini adalah pengembangan skenario manajemen bank sampah. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga setempat.

Rektor berharap skenario bank sampah yang telah diinisiasi ini dapat terus berkembang, berkelanjutan, serta memberikan dampak ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat RW 2 Kapasari. Seluruh rangkaian kegiatan KKN ini diharapkan menjadi kenangan manis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga maupun mahasiswa yang bertugas.

Ketua RW 2 Kelurahan Kapasari, Zainul Umumah berterima kasih karena mahasiswa Unusa sudah hadir di lingkungan mereka.  Menurut Inul, panggilan akrab Zainul, mahasiswa banyak memberikan pelajaran bagi warga. Dan semuanya bermanfaat. “Semoga ini akan terus berkelanjutan. Hubungan yang baik harus terus terjalin,” ungkapnya. lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry