PASAR MODAL : (ki-ka) Direktur BEI, Hamdi Hasyarbaini, Rektor Unitomo Bachrul Amiq dan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK, Triyoga Laksito di sela pembukaan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Kampus Unitomo Surabaya, Kamis (23/3). DUTA/Wiwiek Wulandari

SURABAYA – Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan Universitas Dr Soetomo Surabaya (Unitomo) membuka Galeri Investasi di kampus sempat, Kamis (23/3). Diharapkan keberadaan Galeri  Investasi ini bisa dijadikan sarana pembelajaran bagi mahasiswa agar melek pasar modal sehingga bisa menjadi investor atau professional di bidang tersebut.

Rektor Unitomo, Bachrul Amiq mengatakan pihaknya tidak ingin anak didik menjadi generasi yang tidak berkembang. Apalagi tidak mengikuti tren-tren atau perkembangan perekonomian di dunia. “Kita tidak ingin ketinggalan. Kita ingin ajari mahasiswa berpikir modern. Dunia modern itu ya di sini, di pasar modal,” tandasnya di sela-sela pembukaan, Kamis (23/3).

Galeri Investasi di Unitomo ini adalah yang ke-16 di Surabaya atau ke-40 di Jawa Timur. DI Indonesia, Galeri Investasi sudah ada di 205 kampus. Memang sangat sedikit dibandingkan 4 ribu kampus di seluruh pelosok tanah air. Namun, dikatakan Direktur BEI, Hamdi Hasyarbaini jumlah 205 itu sudah sangat banyak. “Sampai akhir tahun kami target ada di 300 kampus,” tandasnya.

Hamdi mengungkapkan, keberadaan Galeri Investasi di kampus itu, adalah program jangka panjang. “Kita akan menyemai dulu, nanti hasilnya akan kelihatan beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Di Galeri Investasi ini, Hamdi menyebutnya 3 in 1. Di mana tempat itu ada orang dari BEI, pihak kampus dan perusahaan anggota bursa. “Mahasiswa bisa belajar di sini, nanti kita akan lakukan sosialisasi dan edukasi,” tuturnya. (end)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.