SURABAYA duta.co – Hari ini, Senin (20/5) diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).
Momentum Kebangkitan Nasional ini menjadi sangat penting di tengah kondisi bangsa yang terpecah belah.
Karena itu di momen bersejarah ini, sivitas akademika Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya melakukan refleksi di kawasan makam Dr Soetomo di Jalan Bubutan Surabaya, Minggu (19/5) sore.
Jajaran Rektorat, dosen, karyawan dan mahasiswa ikut hadir di acara itu. Mereka melakukan ngaji bersama, membaca tahlil dan menabur bunga di atas puasa sang pahlawan.
Rektor Unitomo, Dr Bachrul Amiq mengatakan 20 Mei, 111 tahun lalu Dr Soetomo yang masih berusia 19 tahun mampu membangkitkan kebangsaan kerakyatan di Indonesia.
“Mari momentum Kebangkitan Nasional ini menjadikan kita kembali bersatu. Jangan sampai politik memecah belah kita,” ujarnya.
Bachrul Amiq mengaku prihatin dengan kondisi ini. Pemilu yang seharusnya menjadi pesta demokrasi justru malah sebaliknya.
“Lah Dr Soetomo 111 tahun lalu berusia 19 tahun sudah mampu menciptakan kebangsaan kerakyatan, kita yang menjadi generasi penerus malah memecahbelahnya,” jelasnya.
Karena itu dengan hadirnya seluruh sivitas akademika Unitomo di makam Dr Soetomo ini diharapka mampu menjadi pemersatu semua piha. Terutama para mahasiswa.
“Mahasiswa harus mampu menjadi pemersatu bangsa yang porak pranda ini,” tuturnya. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.