TIM DEBAT : Rektor Unisma, Prof Dr Masykuri Bakrie MSi bersama tim debat engineering  FT Unisma, ditemani WD III FT Unisma Ir Hj Unung Lesmana MT. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co -Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menorehkan prestasinya. Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) kampus hijau ini berhasil mengungguli 28 perguruan tinggi negeri maupun swasta seluruh Indonesia. Mereka berhasil menjuarai lomba debat ilmiah nasional Engineering Innovation Contest.

Rektor Unisma Prof Dr H Masykuri Bakrie MSi mengapresiasi raihan prestasi nasional ini. Perguruan Tinggi kebanggaan Nahdlatul Ulama ini memang selalu berupaya mengusung suasana kompetisi, bukan hanya dosen yang mampu berkompetisi, namun juga mahasiswa dapat mengembangkan diri dengan berkompetisi di luar negeri.

Prof Masykuri menyatakan pula,”Seluruh Civitas Akademika Unisma saat tidak lagi merasa kecil. Kami tidak lagi melihat perguruan tinggi negeri maupun luar negeri. Kami siap melakukan kompetisi dengan siapa pun. Sikap confidence ini yang kini menyelimuti atmosfir kampus ini,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Unisma ini kemudian melanjutkan, FT termasuk unggulan di kampus ini. Banyak yang telah ditorehkan dalam hal prestasi. Ia pun berharap, mahasiswa fakultas ini dapat giat berkiprah di Rumah Kreatif hingga dapat dijadikan penyemangat mahsiswa yang lain.

Rumah Kreatif adalah wadah bagi insan kampus Unisma yang memiliki ide kreatif inovatif, dimana  dalam setiap proposal pengajuan yang disetujui akan mendapat dana pembinaan 10 Juta sampai 12 Juta. Rektor ini juga berharap Research and Devolepment para mahasiswa supaya bisa dikolaborasikan dengan Fakultas dan disiplin ilmu yang lain.

“Unisma sendiri telah mempersiapkan lulusan yang Ulama Intelektual Profesional, dan Intelektual Profesional yang Ulama,” ujar Prof Masykuri.

Sebagai apresiasi terhadap prestasi mahasiswanya yang berhasil menjuarai lomba debat Engineering ini, pihak Rektorat secara khusus akan mencarikan beasiswa S2 luarnegeri hingga pulang, bisa menjadi dosen. Bahkan seperti yang tertuang dalam surat keputusan (SK) Rektor mengenai Civitas Akademika yang berhasil menorehkan prestasi, ke tiga mahasiswa FT ini akan diganjar pembebasan SPP selama satu semester penuh.

Wakil Dekan III FT Unisma, Ir Hj Unung Lesmana MT, menyampaikan, lomba debat ini mengambil tema Peran Engineer Tangguh dalam Pembangunan Bangsa di Era Revolusi Industri 4.0 yang diselenggarakan pada perhelatan Engineering Innovation Contest. Dalam acara ini juga digelar Munas Teknik se Indonesia, termasuk lomba debat ilmiah dan Desain poster yang mengambil tempat di Universitas Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB), 24 sampai 29 Juli lalu.

“Tim Fakultas Teknik Unisma lolos 8 besar setelah Essay mereka dinyatakan lulus seleksi. Debatnya sendiri menggunakan system pro kontra yang dihadapkan pada 3 juri sekaligus,” papar Unung Lesmana.

Ketiga mahasiswa FT Unisma yang juara debat teknik tersebut La Abdul Jalil Kasmin, Trays Arganta, Diko Mubarokah Dwikorah. Menurut mereka kunci kemenangan tatkala berhasil menyajikan solusi dari permasalahan peran engineer dalam pembangunan di era Revolusi Industri 4.0 ialah dengan penerapan Iwira Lit. Yakni, Ibadah dengan tekun, Wirausaha yang digalakan, dan Literasi.

Menurut La Abdul Jalil, juru bicara tim debat ini, “Tingkat kesulitannya ada pada waktu yang mepet. Dimana dari Essay yang kami kirim, pengumumannya cuma satu minggu dari jadwal maju debat. Jadi kurang sekali dalam mempelajari dan mengembangkan pikiran. Tapi Alhamdulillah kami diberi kemenangan oleh Allah,”tutupnya.dah

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry