Mahasiswa FK Unair melakukan cek tekanan darah masyarakat di Pacet, Kabupaten Mojokerto. DUTA/ist

MOJOKERTO | duta.co – Sebanyak 250 mahasiswa angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) menggelar acara pengobatan gratis di Desa Bendunganjati, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (30/7/2022).

Wakil Ketua Bakti Sosial, Muhammad Akbar mengtakan kegiatan ini merupakan puncak acara Bakti Sosial Angkatan 2020 yang digelar sejak Mei lalu.

“Ini merupakan kegiatan baksos rutin untuk mahasiswa FK Unair semester 4. Tema yang diangkat untuk angkatan kami adalah Clonidine (Clavicle in Action to Help Community in Need) 2022,” katanya di sela acara.

Selain pemeriksaan kesehatan, warga yang juga diberi obat, bisa juga melakukan tes gula darah, kolesterol dan swab antigen.

Untuk pemeriksaan kesehatan, ada 10 dosen FK Unair yang melakukannya. Mahasiswa hanya bertugas membantu dokter dan menyiapkan obat-obatannya.

Selain memberikan pengobatan gratis, mahasiswa juga memberikan sembako untuk warga yang hadir.

Kegiatan disambut antusiasme warga. Sejak dibuka hingga selesai, warga sekitar berbondong-bondong datang.

Edukasi Seks Sehat pada Siswa

Selain pengobatan gratis, puncak acara baksos ini juga diisi dengan edukasi seks sehat kepada 900 siswa SMP dan SMA setempat.

Tak hanya itu, selama tiga hari sebelumnya mahasiswa juga melakukan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dari rumah ke rumah.

“Kami menyebar ke 7 dusun. Satu dusun 100 an warga, jadi kami ber 12 ini berkelompok,” tambahnya.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menyosialisasikan Aplikasi E TB (Aplikasi deteksi mandiri TBC) yang merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Jawa Timur dan FK Unair.

“Kami juga mengadakan jalan sehat bersama, bazar UMKM serta lomba-lomba untuk anak-anak sekitar,” jelasnya.

Dekan FK Unair, Prof Budi Santoso, juga memantau kegiatan baksos di hari terakhir ini. Dekan juga mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa.

“Jadi baksos untuk mahasiswa semester 4 ini sifatnya wajib ya. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk adik-adik untuk mengasah keterampilan medis. Selain itu tentu juga mengasah kecakapan bersosial mahasiswa. Apalagi mereka ini termasuk angkatan Covud-19 yang terbatas paparan dengan masyarakat,” tukasnya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry