SERIAL KEDUA :  Michelle Ziudith sebagai Reina dan Maxime Bouttier sebagai Tegar dua pemeran utama serial Magic Hour 2 saat  meet n great di Royal Plasa Surabaya. (duta.co/imam)

SURABAYA | duta.co –Seiring kemajuan teknologi yang memungkinkan internet bisa diakses oleh semua segmen masyarakat menjadikan bisnis industry film kini tidak lagi mengandalkan pemutarannya di bioskop. Melainkan kini banyak platform yang bisa  menjadi tempat pemuataran film ataupun film serial secara eksklusif.

Seperti yang dilakukan Screenplay Films siap menayangkan serial Magic Hour di Iflix. Layanan hiburan terkemuka di dunia untuk pasar negara berkembang dengan pilihan acara TV, film, produksi orisinal lokal, siaran olahraga premium, dan berita terbaru dari seluruh dunia yang paling menarik. Caranya mudak karena bisa ditonton melalui streaming maupun offline, pada perangkat apapun yang terhubung melalui internet  di mana pun, kapan pun.

Ade Patria mewakili Iflix Indonesia mengatakan serial Magic Hour dilanjutkan pada session ke 2.  Kali ini diproduksi Iflix bersama Screenplay Films dan XL Axiata, Magic Hour: The Series 2 akan tayang  18 Januari 2019 di Iflix. Sejauh ini, Magic Hour musim pertama menjadi serial yang masuk ke daftar “Top 5” Iflix. Menurut data, film Magic Hour yang dirilis di Iflix pada 2016 mendapatkan antusias penonton sampai 230 ribu unique viewers dan jumlah menit menonton selama 13,7 juta menit.

“Salah satu alasan dibuat seri keduanya karena tingginya permintaan yang masuk dan secara viewers cukup bagus. Pada serial Magic Hour pertama tercatat 230 ribu unique viewers yang menonton dan targetnya pada serial keduanya kali ini bisa lebih besar,” jelasnya disela meet n great pemain Magic Hour di Surabaya, Minggu (06/01).

Ade Patria  menegaskan seperti di film dan musim pertamanya, Magic Hour: The Series 2 menampilkan antara lain Dimas Anggara sebagai Rangga, Michelle Ziudith sebagai Reina, Yunita Siregar sebagai Mitha, Maxime Bouttier sebagai Tegar, dan Nadya Arina sebagai Gwenny.

“Ceritanya bakal lebih menarik dan bisa memuaskan penggemar. Syutingnya di tiga lokasi, Jakarta, Bali dan New York,” jelasnya.

Dibalut kisah drama yang dijanjikan akan membuat penasaran, Magic Hour: The Series 2 kembali disutradarai Asep Kusdinar. Asep juga yang membesut film Magic Hour (2015) dan musim pertama Magic Hour: The Series. Sementara itu, penulis naskah dipercayakan kepada Sukhdev Singh dan Tisa TS.

Pemeran utama Michelle Ziudith sebagai Reina mengaku sangat senang dengan antusiasme Magic Hour dan kini siap ditayangkan kembali pada sesi keduanya. Dari sisi cerita dibuat lebih menarik dan Iflix melanjutkan kisah Magic Hour karena banyak penggemar yang menunggu. Mereka geregetan dengan kelanjutan kisah Reina dan Rangga yang memang sengaja dibuat menggantung.

“Kami sebagai pemain saja penasaran karena ceritanya susah ditebak. Sebelum shooting juga kami dikasih waktu untuk menonton lagi film dan musim pertama Magic Hour. Setelah itu, kami reading naskah bersama untuk membangung kesinambungan karakter dan emosi,”  jelas Michelle Ziudith.

Sementara Maxime Bouttier sebagai Tegar  mengatakan di musim kedua ini, jawaban semua masalah akan terbuka dengan perpaduan pemain junior dan senior  yang sudah dikenal luas.

“Harapannya bisa lebih besar dibandingkan dengan serial pertama yang sempat crash karena banyaknya yang akses Iflix dan menonton  Magic Hour,” jelasnya. (imm)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.