REKRUTMEN : M.O. Royani, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos (kiri) saat menghadiri konsolidasi program PKH di Surabaya, Rabu (4/12). DUTA/endang

SURABAYA l duta.co – Lulusan sarjana dan diploma berebut posisi sebagai pendamping keluarga harapan (PKH), Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Untuk tahun depan, Kemensos membutuhkan 2.500 PKH, ditambah 20 koordinator lapangan dan 15 pangkalan data.

Tapi, kenyataannya, pendaftar membludak. Rekrutmen kali ini dari 144.301 pelamar. Untuk tahap verifikasi yang lolos hanya 65.178.

Mereka yang lolos verifikasi akan menjalani test ujian tertulis serentak. Di antaranya ujian test tulis dilakukan di Surabaya dan Malang, hari ini, Kamis (5/12).

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat menjelaskan, untuk tahun ini rekrutmen tenaga PKH sebanyak 2.500.  Harry mengingatkan, pendamping PKH diminta untuk tidak sebatas mencatat dan menfasilitasi penyaluran bantuan.

“Tugas yang lebih pokok lagi adalah membina Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi keluarga mandiri. Sehingga kedepannya KPM bisa memperbaiki perekonomiannya sendiri,” terang Harry Hikmat usai melakukan rekonsiliasi Kemensos dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Novotel Samator, Selasa (4/12).

Data Kemensos menyebutkan jumlah pendaftar PKH tembus 144.301. Sedangkan yang masuk proses verifikasi 65.178. Mereka yang lolos verifikais akan menjalani tes psikologi, dan uji kompetensi.  “Yang lolos verifikasi akan menjalani tes psikologi dan uji kompetensi,” terang dia.

Pendaftaran PKH ini, banyak diikuti yang mereka baru lulus D3 dan S1. “Mereka akan mendorong penerima PKH untuk tidak tergantung,”kata dia.

Sementara itu, M.O Royani, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos menjelaskan untuk propinsi jawa timur ujian pada gelombang pertama akan dilaksanakan di Surabaya dan Malang dengan jumlah perseta sebanyak 406 dan 284 orang.

“Mereka yang masuk di PKH adalah yang mendapatkan nilai terbaik diproses psikotes dan uji kompetensi,” kata Royani.

Uji test kopetensi dan psikotes dilakukan di Surabaya, Malang dan 12 kota lainnnya secara nasional. Untuk mengawal proses test berjalan secara fear, Kementerian melibatkan akademisi dari Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta.

PKH menjadi buruan para lulusan, karena angkatan kerja yang meningkat dan karena program ini memberikan benefit yang baik bagi mereka yang diterima.

“Mereka mendapatkan gaji yang lumayan layak. Biasanya mereka yang lolos PKH ini  bisa meraih karir yang cukup bagus di kemudian harinya,” tukas Royani. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry