Keterangan foto indonesiainside dan tagarnews.

JAKARTA | duta.co – Satu persatu barisan pendukung Jokowi patah, bahkan mrotoli. Setelah Ketua Umum PPP M Romahurmuziy (Rommy) ditangkap KPK, kini nama Nusron Wahid jadi ‘bulan-bulanan’ kasus (dugaan) korupsi yang menyeret politisi Bowo Sidik Pangarso.

Sebelumnya, Bowo, tersangka suap terkait amplop ‘serangan fajar’, bikin geger dengan menyebut nama Nusron, anggota Komisi VI DPR yang memerintahkannya sebagai ‘pengepul’ amplop.

Sudah begitu, ada tengara dugaan keterlibatan orang penting di Bank BTN, yang ditengarai merupakan kakak ipar Bowo Sidik. Berkaitan hal ini, Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu berencana turun aksi ke jalan hari ini, Kamis (11/4/2019).

“Kami Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu mendesak KPK segera tangkap Nusron Wahid, pejabat menteri Jokowi dan dirut Bank BTN yang diduga terlibat kasus Bowo Pangarso,” tegas Wakil Ketua Umum FSP BUMN Bersatu, Ferdinand Situmorang dalam keterangannya, pagi ini.

Ferdinand menambahkan, pengakuan Bowo tersebut selayaknya diusut tuntas. Aksi dijadwalkan berlangsung siang nanti (Kamis, 11/4) pukul 13.30 WIB di depan gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Sementara, Ketua Bapilu Jawa dan Kalimantan Partai Golkar, Nusron Wahid sudah membantah pernyataan Bowo soal suap distribusi pupuk. Nusron menolak disebut memerintahkan Bowo untuk menyiapkan 400 ribu amplop serangan fajar senilai Rp 8 miliar. “Tidak benar itu,” kata Nusron kepada wartawan.

Nusron menegaskan tak pernah memerintahkan Bowo Sidik menyiapkan amplop serangan fajar. Dia membantah pengakuan anggota Komisi VI DPR itu. “Tidak tahu-menahu,” ujar Nusron

Mendengar bantahan Nusro, Bowo tampak santai. Ia bahkan menyinggung keimanan Nusron. “Ya Nusron kan seorang muslim ya. Seorang muslim yang beriman ya. Ya gitu,” ujar Bowo usai diperiksa di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (10/4).

Yang terang, kini kasusnya semakin menggelegar. KPK memang dituntut serba cepat sebagaimana tuntunan Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN. (rmol,dt)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.