Lujeng Sudarto dan Sugito, dari LSM Pusaka yang mendatangi kantor Bawaslu Kota Pasuruan. (DUTA.CO/Abdul).
PASURUAN | duta.co – Puluhan aktivis dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Pasuruan, kompak mendatangi kantor Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kota Pasuruan. Mereka ramai-ramai datang untuk gelar audensi, yang diterima langsung oleh Komisioner Bawaslu, Mukhris dan Titin, saat akan menggelar rapat Gakumdu.
Lujeng Sudarto, Direktur Pusaka (Pusat Study dan Kebijakan Advokasi), mengaku prihatin, lantaran disinyalir ada indikasi money politik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pasuruan, yang dikendalikan oleh para cukong. Sehingga secara tak langsung roda pemerintahan bisa dikendalikan oleh para cukong.
“Produk korupsi bisa terjadi yang dilakukan oleh kepala daerah yang terpilih nantinya. Asumsi ini tak ada makan siang gratis. Siapa pun yang terpilih bisa dikendalikan oleh para cukong. Para cukong ini, bisa kendalikan APBD, akuisisi aset daerah, pengelolaan sumber daya alam di pemerintahan,” kata Lujeng, Sabtu (21/11).
Menurutnya, selain itu, pemerintahan akan dikendalikan para cukong terkait tata kelola yang korup yang pada akhirnya yang dirugikan adalah masyarakat Kota Pasuruan. “Kami datang mendorong bawaslu agar profesional lakukan pengawasan terkait aliran dana. Investasi pendanaaan secara terstruktur,” ujarnya.
Kata dia, money politic ini sengaja dilakukan oleh orang yang masuk dalam jaringan pasangan calon (paslon). “Mereka dalam operasionalnya bisa mentransfer sejumlah uang ke arena forum keagamaan. Untuk kami minta Bawaslu bisa mendeteksi potensi politik uang. Kami selalu mensupport Bawaslu,” kata Lujeng.
Untuk mensuport, pihaknya akan terjunkan tim investigasi ke lapangan untuk mengetahui adanya potensi money politic. “Jika terbukti melanggar. Bawaslu harus bertindak tegas dan mendiskualifikasi paslon itu. Namun kalau Bawaslu main-main, kami tegaskan akan melaporkannya ke DKKP,” pungkasnya.
Sementara itu, Titin, Komisioner Bawaslu Kota Pasuruan, bidang hubungan kelembagaan, menyatakan, bahwa laporan yang disampaikan LSM Pusaka, akan ditindak lanjuti. “Semua laporan yang masuk ke kami, pasti ditindak lanjuti. Tentunya ada prosesnya dan alur penanganannya,” papar Titin. (dul)
Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry