
SURABAYA | duta.co – Bertempat di Namira Syariah Hotel Surabaya, Selasa (27/5/25), Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi Muslimah (LP3M) Bakomubin Jawa Timur menggelar pelantikan pengurus masa khidmat 2025–2030 dengan tema “Bersinergi Memberdayakan Muslimah, Membangun Peradaban Masa Depan”.
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Asisten 1) Provinsi Jawa Timur, KH. Akhmad Jazuli, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut.
“Yang saya hormati para kiai, para ulama, Ketua Dewan Pimpinan Pusat LP3M, Ketua Terlantik LP3M Jatim, perwakilan Polda Jatim, serta seluruh tamu undangan yang hadir. Alhamdulillah, pada siang hari ini kita semua bisa hadir dalam acara yang spektakuler ini,” ucap Jazuli.
Ia menambahkan, bahwa pelantikan ini menjadi tonggak awal kiprah LP3M di Jawa Timur dalam memajukan peran ibu-ibu muslimah untuk mencerdaskan anak bangsa dan membangun Indonesia.
“Bagaimana pun hebatnya seorang ayah, tidak mungkin bisa mendidik anak tanpa istri yang salehah. Sukses seorang suami pun tak lepas dari dorongan seorang istri,” lanjutnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus LP3M yang baru dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan integritas, keikhlasan, dan komitmen demi kemaslahatan umat, khususnya kaum ibu -ibu muslimah di Jawa Timur,” pungkas Jazuli.
Sementara itu, Ketua LP3M Bakomubin Jawa Timur yang baru dilantik, R. Dewi Novita Kurniawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog., kepada duta.co, Selasa (27/5/25), menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pelantikan.
“Alhamdulillah, pelantikan ini berjalan lancar. Proses perekrutan hingga pembentukan LP3M Jawa Timur dimudahkan Allah SWT. Karena kami memilih pengurus-pengurus yang semuanya welcome, kooperatif, dan luar biasa, bahkan ketika kita memilih organisasi dari nol. Yang mana ketua kami (ketua LP3M pusat) juga melakukan terobosan-terobosan bagaimana kita bisa berdiri. Alhamdulillah bisa tercapai dan melanjutkan di Namira ini,” ujarnya kepada duta.co.
Dewi Novita menambahkan, bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Kemenag, BKKBN, serta beberapa organisasi lainnya dalam menyusun program-program pemberdayaan.
“DPD LP3M di Jawa Timur saat ini telah terbentuk di sejumlah daerah seperti Bojonegoro, Jombang, Sumenep, Gresik, Mojokerto, dan Sidoarjo. Total sudah ada sekitar 14 DPD yang terbentuk,” jelasnya.
Ia berharap, LP3M dapat terus bergerak demi kepentingan umat, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional.

Sementara, Dra. Ai Masruroh, M.Pd., Ketua Pusat LP3M (Direktur), kepada wartawan menyampaikan, perjuangan para perempuan selalu diberkahi, terus berdaya, berjaya, dan tentunya berkontribusi demi keutuhan bangsa.
“Target kami, sesuai dengan misi utama lembaga, adalah menegakkan peran dan keutuhan perempuan dalam memajukan bangsa, salah satunya melalui penguatan ketahanan keluarga. Karena kami percaya, keutuhan bangsa dimulai dari keutuhan keluarga. Untuk program jangka pendek, kami akan terus memperluas jaringan silaturahmi, baik secara internal maupun eksternal,” terangnya.
Sedangkan program utama berfokus pada pendidikan, khususnya pendidikan dakwah melalui madrasah mubaligoh dan kegiatan sosial. “Kami akan melatih para mubaligoh secara nasional agar prosesnya lebih terstruktur, tertata, dan terukur, sehingga hasilnya tepat sasaran,” tambahnya.
“Tentunya, pelatihan ini juga akan melibatkan para psikolog sebagai pendamping,” tutup Ai Masruroh. (loe)





































