TRENGGALEK | duta.co — Sebuah truk pengangkut telur tertimpuk material longsor saat melintas di jalur utama Trenggalek-Ponorogo tepatnya di kilometer 16 Desa Ngglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Akibat kejadian tersebut, sopir dan keneknya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kapolsek Tugu Iptu Bambang Purwanto membenarkan adanya kejadian yang mengakibatkan korban mengalami luka yang cukup serius.

“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (8/11/2018), saat truk yang mengangkut telur ayam ini melintas di kilometer 16 jalur Trenggalek-Ponorogo. Kedua korban yakni satria (28) dan Didik (30) dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD dr Soedomo Trenggalek,” ucapnya, Jumat (9/11/2018).

Dikatakan Bambang, truk dengan nopol AG 8231 UI yang mengangkut telur tersebut berasal dari Blitar menuju Jakarta. Namun, saat melintas di jalur Trenggalek-Ponorogo, dari atas tebing longsor dan menghantam badan truk hingga ringsek.

Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat jalur utama Trenggalek-Ponorogo ditutup total. Mengingat kondisi tebing yang masih sangat rawan terjadi longsor. Namun usai ujan reda, jalur tersebut kembali dibuka.

“Untuk luka yang diderita pengemudi cukup serius yakni di bagian kaki diduga mengalami patah tulang. Bahkan menurut kabar yang kami terima, saat ini pengemudi truk akan dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang untuk mendapatkan perawatan intensif,” imbuhnya.

Masih terang Perwira pangkat 2 balok di pundaknya ini, upaya evakuasi truk dari titik longsor sudah berhasil dilakukan tadi pagi. Dan untuk jalur Trenggalek-Ponorogo tepatnya di kilometer 16 sudah kembali dibuka dengan sistem buka tutup.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di jalur utama Trenggalek-Ponorogo. (ham)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.