Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Madiun Penta Lianawati Ahmad Dawami memberikan sejumlah masukan kepada TP PKK Desa Jatisari, dalam membuat produk makanan olahan. (DUTA.CO/Agoes Basoeki)

MADIUN | duta.co – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Madiun Joko Lelono menga takan saat ini lomba masuk tahap 5 besar. Lomba ini berdasarkan paramater berbasis kinerja, bukan berdasarkan gebyar tampilan saat hari H lomba.

Ia mengatakan, lomba ini bukan berdasarkan menang dan meraih piala plus hadiah lain, tapi penilaian kinerja jajaran perangkat desa serta masyarakat. “Lomba ini seleksi kinerja perangkat desa seperti tata kelola desa, keuangan desa lain,” ujarnya dalam “Penilaian Lapang Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Kabupaten Madiun dan 10 Program Pokok PKK” di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Rabu (23/3/2022).

“Bahkan, kami sesuai saran KPK, kami diminta untuk membuat rapor atau kinerja desa,” lanjutnya.

Ia mengatakan bagi desa yang memiliki peringkat baik, diberikan reward atas prestasi diraih. Jadi desa atau kelurahan harus memiliki perencanaan matang untuk pembangunan desa. Lalu, partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam berbagai sektor juga merupakan penilaian tersendiri.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Madiun Penta Lianawati Ahmad Dawami menyampaikan penilaian riil berdasarkan kinerja PKK desa. Keduanya juga meminta agar perangkat desa plus jajaran desa lain mematuhi protokol kesehatan serta mengingatkan untuk vaksin lengkap.

Ke-5 desa masuk 5 besar yaitu Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Desa Cermo, Kecamatan Kare, Desa Warurejo, Kecamatan Balerejo dan Desa Sukorejo, Kecamatan Balerejo. (ags)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry