Reizano Amri Rasyid, ST, MMT – Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Teknologi Digital

BEBERAPA waktu lalu, jagat sosial media dihebohkan dengan beredarnya foto pertemuan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dengan pemilik Tesla, Elon Musk. Pertemuan itu untuk membahas potensi besar Industri Nikel di Indonesia sebagai bahan baku baterai mobil listrik.

Namun, banyak netizen yang tidak berfokus kepada inti pembahasan mereka, melainkan pada hal lain, yaitu adanya foto yang memerlihatkan Elon Musk yang duduk berhadapan dengan Luhut, di mana keduanya memegang Kopiko yang diketahui merupakan salah satu brand makanan dari PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Elon pun nampak sedang mencicipi permen tersebut dan di beberapa foto dan video yang beredar, terlihat Elon Musk cukup menyukai Kopiko dan memberikan apresiasi dua jempol.

Sontak hal ini memunculkan banyak asumsi dari netizen yang menduga-duga dan berharap bahwa Kopiko akan berkolaborasi lebih lanjut dengan Elon Musk, entah itu dalam proyek SpaceX atau menjadi partner sponsor mobil listrik mengingat permen kopi sangat ampuh melawan rasa ngantuk pengemudi mobil, khususnya Tesla.

Ini bukan kali pertama Kopiko menghebohkan masyarakat Indonesia. Sebelumnya foto para astronot yang membawa permen kopi asal Indonesia, Kopiko, di dalam pesawat luar angkasa juga pernah viral dan beredar di internet 2017 silam.

Mereka yang bertugas di International Space Center tersebut menghidangkan Kopiko saat merayakan Hari Thanksgiving. Dibawanya permen ini ke luar angkasa karena diketahui cocok dikonsumsi pada kondisi zero gravity di luar angkasa, karena terbuat dari biji kopi asli terbaik pegunungan vulkanik Indonesia sehingga membantu para astronot untuk menikmati kopi tanpa perlu kerepotan menyeduh kopi.

Tidak berhenti disitu, kemunculan permen Kopiko dalam drama Korea yang cukup viral ‘Vicenzo’ di tahun 2021, di salah satu adegan pada episode 14 membuat heboh penonton . Drakor dengan bintang besar biasanya menggunakan sponsor merek-merek ternama yang mendunia.

Dipilihnya Kopiko sebagai sponsor ini bukanlah tanpa alasan, pasalnya selain merupakan merek global, brand Indonesia ini juga telah tersebar di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.

Dari penjelasan yang telah tersaji di atas, pasti muncul dan terlintas pertanyaan di benak kita, “Bagaimana brand lokal seperti Kopiko mampu menembus dan menguasai pasar global?”, “Strategi apa yang digunakan sehingga produk Kopiko bisa diterima dengan baik oleh konsumen di dalam maupun di luar negeri?”.

“Seberapa jauh analisa mengenai riset yang mendalam terhadap pasar yang akan dibidik?” dan segelintir pertanyaan lain yang bermunculan di pikiran kita terkait fenomena keberhasilan brand Kopiko yang mungkin bisa menjadi benchmarking bagi brand lokal lain yang ingin berhasil seperti brand Kopiko.

Ada beberapa strategi awal yang bisa dilakukan oleh brand lokal untuk meningkatkan penjualan produk, salah satunya adalah think brave.

Apa makna dari think brave? Strategi ini memiliki pengertian dari makna brave (berani) dan kepanjangan dari branding is everything. Dua hal inilah yang sangat minim dimiliki dan dilakukan oleh brand lokal dalam rangka meningkatkan penjualanya.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Sebetulnya apa yang menjadi kendala saat sebuah brand lokal ingin masuk ke dalam benak konsumen dan menjadikan brand tersebut menjadi top of mind, first choice atau apapun?. Sayangnya ternyata bukan faktor fungsional namun lebih kepada faktor emosional / persepsi.

Tentu akan banyak sekali faktor-faktor yang turun berperan, namun hal-hal tersebut dapat dianalisis dan dikembangkan melalui tiga bagian utama, yaitu: the quality of product, the added value given, dan the way the Brand communicates it self . Ketiga bagian tersebut selanjutnya bisa disebut sebagai bagian dari Value Branding .

Lalu mengapa branding? dengan branding yang kuat, bisnis Anda akan lebih mudah diingat pelanggan dan mendukung tiga bagian utama diatas. Selain itu, citra bisnis Anda pun akan dipandang lebih positif. Agar sebuah brand bisa lekat diingatan konsumen, ada dua hal yang harus dimiliki perusahaan.

Pertama, adanya tingkat keterkenalan (brand awareness) produk. Kedua, asosiasi atau citra yang positif (brand association/image). Branding yang tepat akan membuat merek Anda lebih mudah dikenal. Karena branding dapat membedakan bisnis Anda dengan bisnis kompetitor.

Dalam jangka panjang, usaha memperkuat merek akan menempatkan bisnis Anda pada posisi yang strategis dalam industrinya. Brand yang dikenal secara positif akan lebih dipercaya dan lebih mudah menarik pelanggan baru. Selain itu, pelanggan lama juga akan betah berbisnis dengan Anda jika kualitas dan citra merek terjaga. So, just Think Brave and Be Brave! *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry