
FLORES TIMUR | duta.co – Gempa 4,7 M mengguncang Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada 9 April 2026 lalu menyebabkan ratusan rumah roboh dan rusak.
Merespon bencana tersebut, Lembaga Manajemen Infaq (LMI) melalui tim Relawan Penanggulangan Bencana (RNPB) menyalurkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas gempa.
Dhani selaku Project Officer LMI Bali Nusra mengatakan respon gawat darurat ini, tim RNPB LMI menerjunkan dua relawan dengan dua unit sepeda motor untuk mempercepat mobilisasi.
Tercatat sebanyak 2.019 jiwa harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi akibat kerusakan infrastruktur yang cukup masif.
“Tim segera melakukan asesmen untuk memastikan apa saja yang dibutuhkan oleh para penyintas. Hasilnya kebutuhan mendesak di sana antara lain sembako, air bersih, perlengkapan tidur, tenda terpal, dan baby kit. Kami juga menyalurkan terpal untuk darurat kepada 60 penerima manfaat,” ujarnya.
Selaras dengan hal tersebut, Juan selaku Koordinator Pos RNPB mengatakan bahwa kerusakan yang terjadi akibat gempa kategori dangkal ini terasa di 14 desa yang ada di dua kecamatan.
Adapun empat desa yang paling terkena dampaknya ada di Kecamatan Adonara Timur, yakni Desa Terong, Desa Lamahala Jaya, Desa Dawataa, dan Desa Karing Lamalouk.
“Berdasarkan data dari BPBD Flores Timur, tercatat sebanyak 110 rumah rusak berat sementara 256 rumah mengalami rusak ringan hingga sedang. Fasilitas umum berupa satu masjid dan satu sekolah juga mengalami kerusakan. Tak hanya itu, terdapat pula 18 orang korban luka,” jelasnya.
Dalam respon tanggap darurat ini, Juan mengatakan bahwa tim RNPB telah mengaktifkan Pos Respon LMI untuk membantu para penyintas gempa.
Apalagi sejak 9 hingga 14 April kemarin, gempa susulan masih terus terjadi sehingga meninggalkan rasa trauma bagi masyarakat terdampak.
“Mari kita semua ikut membersamai saudara-saudara kita di Flores Timur. Bantuan apapun akan sangat berarti untuk meringankan beban para penyintas yang kehilangan tempat tinggal,” ujarnya penuh harap. ril/lis








































