
SURABAYA | duta.co — Bursa Efek Indonesia (IDX) Jawa Timur berkolaborasi dengan MNC Sekuritas menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal (SPM) Syariah.
Pada acara edukasi ini Lembaga Manajemen Infaq (LMI) diundang untuk mengisi materi yang berlangsung di Gedung IDX Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Timur, Selasa (10/3/2026) lalu.
SPM Syariah diikuti oleh para anggota MNC Sekuritas, pebisnis muda, serta para trader dengan tujuan untuk memberikan edukasi terkait dunia pasar modal syariah. Asikin Ashar selaku pemateri SPM Syariah dari BEI menyampaikan bahwa pasar modal tidak hanya bergerak di konvensional saja, tetapi di syariah juga.
“Kami ingin mengedukasi para peserta mengenai pasar modal syariah. Salah satunya bahwa di setiap pasar modal syariah terdapat platform-platform yang melayani penghitungan dan penyaluran infak saham, sedekah saham, zakat saham, hingga wakaf saham. Salah satunya aplikasi IDX Mobile dari BEI,” ujarnya.
Materi dilanjutkan oleh Ustadz Imamul Arifin selaku Dewan Pengawas Syariah LMI yang menyampaikan edukasi mengenai kewajiban zakat dan peluang berinfak kini dapat dilakukan melalui investasi saham. Ustadz Imamul juga membahas secara mendalam tentang infak saham, zakat saham, wakaf saham, serta pengenalan saham-saham syariah.
“Dana-dana dari saham yang sudah memenuhi kewajiban zakat dapat disalurkan melalui lembaga penyalur yang terpercaya agar dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
David Prasetyo selaku Marketing and Corporate Officer LMI juga menyampaikan harapan adanya kerja sama berkelanjutan antara BEI dan LMI. “Semoga BEI dan LMI dapat berkolaborasi dalam program-program kebaikan. Di mana BEI sebagai penyelenggara dan LMI sebagai mitra penyalur sehingga dapat memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan umat,” tuturnya penuh harap. ril/lis





































