BOJONEGORO | duta.co — Laznas LMI Jawa Timur Perwakilan Bojonegoro menyalurkan bantuan rombong jualan dan modal usaha kepada Didik Setyawan yang merupakan warga Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Bantuan ini menjadi harapan baru bagi Didik yang sempat kehilangan sumber penghasilan akibat usaha kecilnya terhenti dan kondisi rumah yang tak lagi layak huni, Selasa (20/1/2026).

Fasilitator Laznas LMI Mukarom mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, Didik mengalami kesulitan beruntun yang menguji keluarganya. Kondisi rumah yang tidak lagi layak huni memaksa Didik mengungsikan tempat tidur ke rumah orang tuanya. Sedangkan bangunan rumah yang tersisa kini hanya dimanfaatkan sebagai dapur. Bersama istri dan tiga anaknya, lima anggota keluarga tersebut harus berbagi dua kamar dengan segala keterbatasan.

“Kesulitan kian bertambah ketika usaha berjualan es cincau dan dawet yang Mas Didik rintis sejak tahun 2019 harus terhenti. Penyebabnya karena peralatan usaha rusak dan berkarat sehingga tidak bisa digunakan lagi. Tabungan pun semakin menipis, sementara kebutuhan hidup sehari-hari terus berjalan,” ujar Mukarom.

Dalam kondisi terdesak karena tidak memiliki pemasukan, Didik berusaha mencari bantuan. Kepala keluarga berumur 40 tahun ini akhirnya memperoleh informasi kontak Laznas LMI Cabang Bojonegoro dari Google yang dapat memberikan bantuan kepada UMKM. “Dalam kondisi kepepet, Mas Didik memberanikan diri menghubungi kami dan mengajukan permohonan bantuan rombong usaha ke LMI,” jelasnya.

Tim LMI pun melakukan survei dan asesmen ke kediaman Didik. Mukarom dan tim pun menemukan bahwa bantuan tersebut bersifat mendesak. “Keperluan Mas Didik ini sifatnya harus segera dipenuhi agar dapat segera kembali memiliki sumber penghasilan untuk menghidupi keluarga sehari-hari,” ujarnya.

Setelah menerima bantuan rombong jualan es cincau dan modal usaha, Didik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. “Terima kasih untuk LMI dan para donatur. Semoga semuanya diberikan kesehatan. Sebelumnya saya sudah bingung harus mengadu ke siapa untuk menyampaikan kesulitan yang saya alami,” ungkap Didik. ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry