Vaksinasi massal 1000 dosis gratis di Klinik Pratama dr. Andre Yulius, Perum Kahuripan Nirwana blok C no. 2 Sidoarjo, Sabtu, (1/10/22). (FT/LOETFI)

SIDOARJO | duta.co – Bertempat di Klinik Pratama dr. Andre Yulius, Perum Kahuripan Nirwana blok C no. 2 Sidoarjo, Sabtu, (1/10/22), dilaksanakan vaksinasi 1000 dosis dengan tema “Lindungi diri dan Keluarga dengan Vaksinasi Covid-19”.

Kegiatan tersebut sukses atas support dan kerjasama dengan Kemenkes, DPR RI pusat, dan Dinas Kesehatan Propinsi serta Dinas Kesehatan Sidoarjo.

Ibu Nana, perwakilan dari Kemenkes menyampaikan kepada wartawan, kegiatan ini salah satu upaya mengakhiri pandemi. WHO juga sudah memberikan sinyal bahwa pandemi akan berakhir.

“Karena kita tidak tahu replikasi virusnya, tetapi semoga dengan vaksinasi ini kita semua akan terlindungi. Kita tidak bisa bilang kita terlindungi, kecuali semua orang terlindungi,” tegasnya.

Masih kata Nana, adanya vaksinasi ini tingkat sakit dan kematiannya menurun. Bahkan sekarang tingkat kematiannya perhari sudah kurang 20 hari.

Makanya tadi sudah saya sampaikan bahwa sudah ada sinyal dari WHO jika pandemi akan berakhir, karena memang sudah tingkat kematiannya sudah berkurang dari 20 hari atau tidak ada pelonjakan lagi,” tambahnya.

Walaupun beberapa kasus baru muncul, lanjtunya, angka tersebut tidak sampai jatuh, karena masyarakat sudah vaksinasi. “Jadi tubuhnya sudah mengenal dan tidak jatuh fatal pada kematian. Bahkan Pak presiden waktu itu mengatakan di ruangan terbuka boleh tidak memakai masker, tetapi tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya.

“Harapannya pandemi berakhir, kita bisa hidup normal, dan ekonomi bisa menjadi normal dan lebih baik lagi, serta kesehatan masyarakat bisa menjadi meningkat,” tutup Nana.

Sementara, Dokter Andre Yulius, dikonfirmasi wartawan di lokasi, Sabtu, (1/10/22), mengatakan, masyarakat tampak antusias mengikuti vaksinasi. “Bahkan, beberapa kali kami membantu untuk mensukseskan, dari dinas kesehatan Kabupaten Sidoarjo itu dikasih berapapun habis, dikasih 800 dosis habis, dikasih 1000 dosis habis, dikasih 1200 habis, pernah dikasih 5000 (juga) habis,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, pihaknya akan membantu program dari Pemerintah dan Dinas Kabupaten Sidoarjo untuk mensukseskan 1000 dosis vaksin gratis secara terpenuhi.

“Jadi kita sangat mensupport program pemerintah baik pusat, Propinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, membantu mensukseskan percepatan vaksin ke seluruh masyarakat E-KTP seluruh Indonesia, dengan khususnya Sidoarjo V1,V2,V3 atau Boster 1 dan V4 Boster 2 khususnya untuk Nakes,” lanjut dr. Andre Yulius.

dr. Andre mengatakan, kedepan pihaknya akan tetap mendukung Dinas Kabupaten Sidoarjo untuk mendistribusikan vaksin secara gratis kepada masyarakat seluas-luasnya, sehingga terus ada permintaan.

“Karena kami membukanya setiap hari, dari pagi sampai malam, sehingga membantu percepatan Dinas Kabupaten Sidoarjo untuk mensukseskan program vaksin, sehingga seluruh masyarakat bisa memiliki herd immunity kekebalan yang baik, juga tubuh sehat, maka, ekonomi juga kuat dan sehat, bisa berkarya untuk bangsa dan negara,” pungkas dr. Andre Yulius.

Salah satu peserta yang menerima vaksin, Ibu Lusi, dari FKUB Peduli (Forum Kerukunan Antar Umat Beragama) mengatakan, kegiatan 1000 dosis vaksin ini sangat luar biasa.

“Kadang-kadang masyarakat ada yang faham dan tidak. Padahal itu untuk kepentingan kesehatan diri kita sendiri, dan juga bermanfaat untuk kegiatan aktivitas sehari-hari bila pergi kemana-mana. Kali ini saya mengikuti vaksin yang ke-4,” ungkap Lusi.

“Harapan saya kepada masyarakat, segeralah mengikuti vaksin bagi yang belum, karena ini sangatlah penting,” tutupnya. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry