
SURABAYA I duta.co – Perumda Air Minum Surya Sembada memastikan pasokan air bersih untuk warga Surabaya tetap terjaga dengan baik, meski menghadapi cuaca ekstrem dan libur panjang Idulfitri. Plt Direktur Utama, Achmad Prihadi, menyampaikan bahwa operasional produksi di dua instalasi utama, yaitu IPAM Ngagel dan Karang Pilang, saat ini berjalan tanpa kendala.
“Syukurlah, produksi di kedua IPAM tersebut dalam kondisi lancar. Di musim hujan seperti sekarang, ketersediaan air baku justru melimpah, sehingga proses pengolahan menjadi lebih optimal dan kualitas air yang disalurkan ke masyarakat semakin terjaga,” jelasnya, Selasa (17/3/2026)
Berdasarkan data BMKG Juanda, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada 10 hingga 20 Maret 2026. Namun demikian, Achmad menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap proses produksi air. Bahkan, curah hujan justru membantu pengolahan air menjadi lebih efektif.
“Air baku di musim hujan cenderung lebih mudah diolah karena adanya partikel alami yang membantu proses koagulasi dan flokulasi di instalasi pengolahan,” tambahnya.
Dari sisi distribusi, kondisi jaringan juga terpantau aman. Hingga saat ini, tidak ditemukan kebocoran pipa besar yang mengganggu layanan. Beberapa kebocoran kecil sempat terjadi, namun sudah ditangani dengan cepat oleh tim di lapangan.
“Untuk pipa besar aman, hanya ada beberapa kebocoran kecil yang langsung diperbaiki oleh tim distribusi, baik wilayah timur maupun barat,” ujarnya.
Menjelang libur panjang Lebaran, Perumda juga telah menyiapkan langkah antisipasi agar layanan tetap berjalan normal. Salah satunya dengan menerapkan sistem piket bagi petugas di berbagai lini.
“Setiap tahun kami siaga saat libur Lebaran. Tim produksi, distribusi, dan pelayanan akan bertugas secara bergiliran setiap hari. Jadi, kapan pun ada kendala, kami siap menanganinya dengan cepat,” katanya.
Di akhir, Perumda Surya Sembada juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama libur Lebaran, serta memastikan instalasi air di rumah dalam kondisi aman saat ditinggal mudik.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan pelanggan. Kami juga mengimbau agar penggunaan air tetap bijak, dan sebelum mudik, pastikan keran, meteran, serta tandon air dalam kondisi tertutup untuk mencegah kebocoran yang bisa memengaruhi tagihan,” pungkasnya. (rls/zi)






































