KEDIRI | duta.co – Usaha pertambangan di kaki Gunung Wilis sudah berjalan puluhan tahun. Kabarnya ratusan juta rupiah bisa dikeruk dalam sehari. Tetapi, kali ini bukan keuntungan yang jadi perbincangan, melainkan bekas galian.

Terbaru, ada aduan warga, karena bekas galian yang mencapai kedalaman 50 meter lebih ini, sengaja ditimbun dengan sejumlah limbah termasuk sisa dari pabrik yang setiap malam mengirim dalam bentuk terbungkus karung plastik putih.

Terkait hal ini, Agus selaku penggelola galian berada di Dusun Kali Gayam Desa Banyakan Kabupaten Kediri mengaku belum tahu dan akan mengeceknya.

Jajaran Polri dan Kejaksaan memberikan respon baik untuk membongkar usaha galian pertambangan yang diduga tidak mengantongi ijin resmi atau telah selesai waktu beroperasinya.

“Saya melihat jika malam ada sejumlah truk yang datang, mungkin menurunkan puluhan karung putih itu. Saya tidak tahu apa isinya, namun dari keterangan warga berisi limbah kertas,” ucap Didik Sutikno, warga setempat menjadi dampak langsung dari usaha galian milik Darpo.

Sementara pemilik usaha didapat keterangan dari sejumlah karyawan tidak berada di tempat. “Bila jam segini Pak Darpo nyetrum ikan, dihubungi juga tidak bisa. Jika mau dicari di Sungai Brantas,” ucap salah satu karyawan, saat didatangi di lokasi galian. (nng)

GALIAN : Puluhan karung putih diduga limbah kertas ditimbun dibekas galian (istimewa/duta.co)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry