
SITUBONDO | duta.co – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo ke-207 dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025, Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Kabupaten Situbondo Gelar Lomba Bupati Cup VII, Minggu (24/08/2025).
Lomba burung perkutut yang berlangsung di lapangan sepak bola Raden Saputra Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo tersebut dihadiri Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan diikutui 378 peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Keterangan yang disampaikan Rudi Afianto, Ketua Panitia Lomba Burung Perkutut Bupati Cup VII mengatakan, lomba yang mengambil tema Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut tersebut bertujuan untuk melestarikan burung perkutut. “Bagi kami Burung Perkutut yakni burung endemi Indonesia yang mempunyai pengemar tersendiri di Indonesia,” jelas Rudi Afianto.
Lebih lanjut, Rudi Afianto mengatakan bahwa, panitia melakukan pelepasan burung perkutut agar tetap lestari dan berkembang biak di alam semesta ini. “Dengan dilaksanakannya ajang ini, maka kita bisa menggalang kebersamaan dan mempererat tali silaturrahmi diantara Kung Mania,” kata Rudi.

Perlu diketahui, sambung Rudi, Lomba Burung Perkutut Bupati Cup VII ini, diikuti 378 peserta yang datang dari Kabupaten Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, Surabaya, Gresik, Madura, Kebumen Jawa Tengah dan Jakarta.
“Harapan kami melalui event Lomba Burung Perkutut Bupati Cup VII ini, kami bisa mendukung program-program Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, seperti peningkatan UMKM naik kelas dan lain sebagainya. Karena pengemar Kung Mania, rata-rata para pengusaha di luar Kabupaten Situbondo,” jelas Rudi.
Tak hanya itu yang disampaikan Rudi. Namun, dia berharap para pengusaha pengemar Kung Mania dari luar Kabupaten Situbondo bisa melihat secara langsung potensi-potensi alam Kabupaten Situbondo dan kemudian berinvestasi.
“Atas nama Ketua Panitia maupun pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atas dukungannya, sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik,” pungkas Rudi Afianto.
Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan bahwa, lomba Burung Perkutut baik tingkat regional Jawa Timur maupun tingkat nasional, harus menjadi agenda rutin tahunan.
“Hal ini dilakukan sebagai upaya melestarikan Burung Perkutut. Oleh karena itu, saya mendukung kegiatan ini, mengingat para pengemar Burung Perkutut sangat antusias dalam mengikuti event ini. Saya juga berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai upaya memperkokoh hubungan silaturahmi antara penghobi Burung Perkutut,” kata Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.
Tak hanya itu yang disampaikan Mas Rio, namun dia juga menyambut baik atas terselenggaranya lomba ini. Saya juga memberikan apresiasi kepada para panitia dan pecinta Burung Perkutut serta mengajak bersama-sama untuk menjaga dan melestarikan keberadaan Burung Perkutut, baik yang dipelihara maupun yang ada di alam liar,” kata Bupati Muda Situbondo, Mas Rio.
Pewarta: Heru Hartanto
Editor: Nizham Alkafy





































