BENDERA : Even pengibaran merah putih di air terjun Kalipedati salah satu upaya pengembangan Krucil. (duta.co/faisal)

PROBOLINGGO |duta.co – Kabupaten Probolinggo tak hanya memiliki Bromo. Kecamatan Krucil yang memiliki stok wisata alam dan produk melimpah, tengah dikembangkan.  Untuk mengembangkan Krucil ke depan, legislatif terus mendorong dan mendukung pemkab khusus Kecamatan Krucil. Termasuk meminta agar anggaran pembangunannya lebih banyk dibanding kecamatan lain.

Wakil Ketua DPRD Wahid Nurahman mengatakan, banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan di Krucil. “Setelah petik merah kopi Krucil, barusan kita menikmati wisata gula aren dengan minum legen di air terjun Kalipedati Desa Kalianan Kecamatan Krucil,” katanya usai mengikuti upacara memperingati HUT RI ke-74  di bawah air terjun Kamis (15/8).

Selain itu, ada wisata edukasi kopi di Desa Watupanjang dan potensi wisata sikasur. Ada pula air terjun Guyangan dan kampung buah di Desa Guyangan. Jika potensi-potensi itu berada dalam satu paket, akan menarik bagi wisatawan.

Menurutnya, pengembangan Krucil digarap serius. Ke depan, Krucil akan dijadikan lokasi sejumlah even Pemkab.

“Pengibaran bendera merah putih di atas tebing oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia ini saja adalah even luar biasa,” ujar politisi kawakan Golkar ini.

Pada September depan, ada even edukasi kopi, mulai proses awal hingga menjadi minuman.

“Ini semua untuk mempercantik potensi-potensi Krucil untuk menarik wisatawan. Ini juga sebagai wujud syukur kepada Allah atas anugerah alam di Krucil,” tandasnya.

Wahid menambahkan, pihaknya terus mendorong dan mensupport agar OPD terkait memberikan porsi anggaran lebih bagi kecamatan di dataran tinggi.

“Kami sudah berdiskusi dengan kepala Bappeda, agar tahun 2020 akses jalan terus diperbaiki. Toh ini juga untuk mengimplementasikan visi misi bupati terpilih saat Pilkada 2018 lalu,” tukasnya.

Kades Guyangan Hasyim menjelaskan, di desanya selain ada air terjun Guyangan juga ada kampung buah. Buahnya ada durian, manggis, kelengkeng, apukat, buah mentega. Kampung buah ada di dusun Duren, terletak di pintu masuk air terjun Guyangan.

Air terjun di Desa Guyangan juga banyak. Selain air terjun Guyangan, ada air terjun Dewi Rengganis, Jaran Goyang, Watu Lesung, Si Nyonya, Batu Rantai dan Batu Ketapang.

“Pada hari libur sudah banyak wisatawan ke air terjun Guyangan, gratis. Saya ingin membangun desa melalui wisata. Kami minta peningkatan infrastruktur, sarana prasarana, jalan ke pemda. Karena ini potensial meraup PAD dan mendongkrak ekonomi sekitar,” katanya. Afa

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.