GAGAH : Taruna Poltekpel Surabaya memasuki gerbang menuju kehidupan nyata di masyarakat sebagai Perwira Pelayaran yang tangguh. Mereka mengikuti prosesi wisuda di kampus Gunung Anyar, Kamis (4/4). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya kembali meluluskan 230 perwira di tahun ini.

Prosesi kelulusan digelar di kampus Poltekpel Surabaya kawasan Gunung Anyar Surabaya, Kamis (4/4). Ini adalah lulusan ke-40 yang dilepas sekolah mencetak para perwira yang ahli di laut itu.

Ke-230  perwira itu berasal dari Diploma III  sebanyak 169 terdiri dari jurusan Nautika  sebanyak 81 perwira,  jurusan Teknika  sebanyak 82 perwira dan jurusan Elektro Pelayaran sebanyak 6 lulusan.

Sementara dari Diploma III Pembentukan terdiri dari jurusan Nautika sebanyak 34 perwira dan jurusan Teknika sebanyak 27 perwira.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Umiyatun Hayati Triastuti mengatakan pelantikan ini sangat penting bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang pelayaran.

“Ke depan menjadi sangat penting bagaimana menciptakan tenaga kerja yang benar-benar sudah siap untuk bekerja,” ujarnya di sela upacara kelulusan di halaman kampus Poltekpel, Kamis (4/4).

Pelukan orang tua menggugah rasa haru. DUTA/endang

Diakuinya saat ini  kebutuhan SDM di bidang pelayaran sangat tinggi. Bahkan, daya serapkan bisa lebih dari 90 persen. Karena lulusan politek pelayaran ini tidak hanya bisa bekerja di laut tapi juga di darat.

“Industri banyak yang sudah pesan lulusan kita. Bahkan tidak hanya dari dalam negeri tqapi dari luar negeri. Jadi yang merekrut lulusan kita itu bisa dari pemerintah, operator dan industri,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Poltekpel Surabaya, Heru Susanto mengatakan selama ini lulusannya bisa terserap industri dengan baik.

“Harapan kita begitu dan kami yakin begitu. Beberapa perusahaan sudah meminta bahkan ketika taruna masih penempuh pendidikan,” tukasnya.

Dengan permintaan yang sangat tinggi, Poltekpel Surabaya akan membuka program Diploma IV. Program ini akan ada empat jurusan yang nantinya setiap taruna yang menempuh pendidikan ini akan dibiayai negara.

“Mereka nantinya kalau sudah lulus bisa menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara,red),” tandas Heru Susanto. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.