Dekorasi learning festival pintu depan di MI Al Fithrah Surabaya pada Sabtu (25/4). (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Nuansa semarak dan penuh keceriaan terasa kuat dalam gelaran Learning Festival yang diselenggarakan oleh MI Al Fithrah Surabaya pada Sabtu (25/4). Kegiatan ini menjadi magnet bagi para wali santri yang hadir sejak pagi untuk menyaksikan secara langsung ragam penampilan serta hasil karya inovatif para siswa.

Sejak pukul 07.00 WIB, para wali santri mulai berdatangan mengikuti serangkaian kegiatan pembukaan hingga mengunjungi stand bazar. Antusiasme terlihat jelas saat mereka berkeliling mengunjungi stand bazar yang menyajikan beragam produk hasil kreasi santri, mulai dari olahan makanan hingga karya inovatif yang dikemas secara menarik dan edukatif. Setiap stand tampil dengan dekorasi yang meriah, mencerminkan semangat kreativitas, kolaborasi, dan inovatif.

Panggung utama menjadi pusat perhatian dengan suguhan penampilan yang variatif dan sarat makna. Mulai dari drama bertema permainan tradisional, edukasi tentang makanan kedaluwarsa, fashion show busana adat daerah, tari cublak-cublak suwang, pertunjukan seni pencak silat, hingga presentasi proyek pembelajaran, seluruhnya berhasil memukau para hadirin.

Para santri tampil penuh percaya diri, menegaskan bahwa proses pembelajaran di MI Al Fithrah tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada penguatan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

Salah satu wali santri ibu Wanda Intan Sari menyampaikan rasa senangnya dapat hadir dalam kegiatan Learning Festival yang hanya diselenggarakan satu kali dalam setahun.

“Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para orang tua untuk menyaksikan secara langsung perkembangan serta hasil pembelajaran anak-anak selama berada di kelas,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi kreatif antara wali kelas dan para santri yang patut diapresiasi. Dukungan dari para orang tua di rumah turut menjadi bagian penting dalam setiap proses yang dijalani anak-anak. Momentum ini pun terasa semakin bermakna karena seluruh pihak dapat saling bersinergi dan berjalan beriringan dalam mendukung perkembangan putra-putri mereka. Pungkasnya dari wali santri ananda dzaki.

Ketua panitia, Ustadzah Inqidloatul Amaniyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ajang untuk melatih kepercayaan diri dan mengembangkanpotensi serta kreativitas yang dimiliki santri.

“Selain itu, Learning Festival juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara madrasah, santri, dan orang tua dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu.”

Dengan tingginya partisipasi wali santri serta semangat luar biasa dari para santri, Learning Festival MI Al Fithrah Surabaya tahun ini menjadi cerminan nyata bahwa pendidikan dapat dikemas secara inovatif, inspiratif, dan bermakna, sekaligus mempertegas peran madrasah sebagai pusat pengembangan potensi generasi unggul. Imm