JOMBANG | duta.co – Rencana lanjutkan ekskavasi di pertigaan Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Jombang, nampaknya kini makin diseriusi oleh pihak BPCB Jawa Timur. Buktinya, kegiatan ekskavasi akan dilakukan lagi pada Oktober 2020. Kegiatan itu akan dilakukan selama sebulan penuh oleh pihak BPCB. Selain itu, pihak dari Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur, sudah menyiapkan anggaran tersebut.
“Anggaran yang tersedia dari Dinas Budpar Provinsi kemarin Rp 200 juta. Jadi, kita berharap nanti awal oktober sudah mulai dan sehingga di akhir bulan sudah bisa rampung,” kata Kepala BPCB Trowulan Zakaria Kasimin, saat dikonfirmasi, Senin (14/9).
Selain itu, pihaknya bersama dinas P dan K Kabupaten Jombang, sudah mengecek ulang kondisi Pertirtaan Sumberbeji. Hal tersebut dilakukannya karena untuk mengetahui kondisi terakhir ekskavasi.
“Kita sudah mencoba cek lokasi, untuk mengetahui bagaimana kondisi terakhir ekskavasi kemarin,” jelasnya.
Ditambahkan, pengecekan itu ada beberapa langkah yang akan dilakukan berkaitan dengan rencana ekskavasi lanjutan. Karena permasalahan utama pada ekskavasi itu adalah pasokan air yang besar hingga tak terkendali. Namun, tak diimbangi saluran keluar yang baik. Bahkan, kondisi ini membuat situs ini seringkali terendam penuh.
“Kita kemarin coba tiga jam disedot airnya juga belum kering. Padahal buat kami, harusnya air ini kan diatur. Supaya bagaimana, agar tidak merendam situs ini secara keseluruhan. Jadi ini nanti juga menjadi salah satu fokus pengerjaan mungkin,” pungkasnya. (dit) 
Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry