SERTIJAB : Acara Sertijab empat Dekan yang dipimpin langsung oleh Rektor UWG, Dr Agus Tugas Sujianto ST MT. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – Universitas Widya Gama (UWG) Malang sebagai Kampus Inovasi menggelar pergantian empat Dekan sekaligus. Pasalnya pejabat-pejabat tersebut telah usai masa tugasnya.

Menurut Rektor UWG Dr Agus Tugas Sujianto ST MT yang ditemui sebelum acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) jajaran Dekan. Senin (16/03/2020). Bahwa pergantian Dekan-Dekan dari Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Teknik (FT) ini merupakan bagian dari proses reformasi di perguruan tinggi yang berjuluk Kampus Inovasi.

“Pergantian ini merupakan proses wajar dan memang masa tugas dari para Dekan tersebut sudah berakhir. Hingga perlu pengganti dan penyegaran,” ungkap Agus Tugas.

Lebih lanjut, orang nomer satu di Universitas Widya Gama ini menyatakan pula, bahwa pergantian ini sudah melalui proses panjang. Mulai dari proses mekanisme pertimbangan dari Senat Fakultas, selanjutnya ditingkat Rektorat dilakukan Fit and Propertest. Setelah itu diadakan rapat pleno dengan pihak Yayasan, yang hasilnya terjaring 4 nama dari masing-masing Fakultas.

Daftar pergantian di tubuh perguruan tinggi ini diantaranya, pejabat lama Dr. H.M. Sodik, SE.,MSi yang saat ini Dekan baru FE dijabat Dr. Ana Sopanah, SE.,Ak.,CA.,CMA.,CIBA. Demikian pula Dr. Evi Nurifah Julitasari, SP.,MP. yang merupakan Dekan Fakultas Pertanian saat ini telah dijabat Dr. Ir. Darmadji, MP. Sedangkan di Fakultas Hukum telah diganti Dr. Purnawan Dwikora Negara, SH.,MH. Fakultas Teknik juga mengalami perombakan, Dekan lama Dr. Ir. Fachrudin, MT. melalui SK Rektor telah dijabat oleh Dr. Istiadi, ST.,MT.

Lain pada itu, terkait kebijakan pembatasan aktifitas kampus lantaran Corona. Point sangat penting dengan regulasi Menteri Pendidikan tentang Merdeka belajar yang sebetulnya sudah digilirkan UWG. Rektor ini menyampaikan, pembelajaran daring, juga program SIM akademik serta upload menu dan vidio tutorial telah diterapkan lama di kampus ini.

“Melalui teknologi Skip, Google Class Room, sudah terbiasa di UWG. Pembelajaran tidak harus bertatap muka, atau hanya di ruang kelas.  Namun sudah Bebas Merdeka seperti arahan Pak Menteri,” pungkas Agus Tugas. dah

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry