
KEDIRI | duta.co – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, menegaskan, bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam berkontribusi, berpartisipasi, dan mendapatkan ruang kreativitas.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan pemerintah dalam menyusun Peraturan Daerah tentang disabilitas. Dengan Perda ini diharapkan komitmen ini bisa menjadi tonggak keberpihakan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kaum disabilitas.
Gaung tentang pemenuhan hak disabilitas terlihat pada puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa lalu (9/12). Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan kembali komitmennya dalam pemenuhan hak dan ruang berkarya bagi penyandang disabilitas.
“Kabupaten Kediri sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Disabilitas,” ujarnya baru-baru ini.
Solikin menambahkan, melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan Tim Penggerak PKK, Pemkab Kediri terus mengupayakan fasilitasi yang tepat agar para penyandang disabilitas dapat tumbuh sebagai pribadi yang tangguh serta mampu menunjukkan karya terbaiknya.
Dalam kegiatan tersebut, juga dipamerkan berbagai hasil karya kreatif teman-teman disabilitas. Beragam karya seni yang ditampilkan serta produk yang berasal dari penyandang disabilitas.
“Banyak kreativitas yang dimiliki teman-teman disabilitas. Karya-karya yang hari ini ditampilkan adalah hasil tangan mereka sendiri, dan kualitasnya tidak kalah dengan masyarakat pada umumnya,” tuturnya.
Pemkab Kediri, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan dan program yang mendukung pengembangan kapasitas penyandang disabilitas. Upaya tersebut dilakukan agar layanan, kemudahan, dan fasilitas yang diberikan semakin optimal dan tepat sasaran.
“Diupayakan optimal dan intensitasnya bisa semakin mengena. Yang terpenting, komunitas disabilitas harus semakin mudah mendapatkan ruang untuk berkarya dan menyalurkan potensinya,” pungkasnya.
Acara puncak Hari Disabilitas Internasional di Pendopo Panjalu Jayati berlangsung penuh antusiasme menjadi ruang apresiasi sekaligus penguatan peran disabilitas dalam pembangunan daerah.(adu/bud)







































