SURABAYA | duta.co – DPD Partai Nasdem Surabaya membagikan 4000 bibit padi atau polibag kepada masyarakat Surabaya di kantor DPD partai Nasdem kota Surabaya, jalan Pandegiling, Minggu (27/1/2019). Hal itu bertujuan untuk mengajak masyarakat merevitalisasi udara dengan cara bercocok tanam.

Acara tersebut dihadiri sebanyak 267 simpatisan dari partai Nasdem serta calon legislatif (caleg) Manohara Odelia Pinot dari daerah pemilihan (dapil) 1 (Surabaya – Sidoarjo).

Ketua DPD partai Nasdem kota Surabaya, Soedarsono mengatakan, launching menanam padi daan pembagian bibit padi ini adalah langka pertama yang dilakukan partai Nasdem untuk mengurangi polusi udara di Surabaya.

“Kedepanya kami akan kembali mengajak masyarakat Surabaya untuk menanam tanaman yang berbeda seperti, sayur – sayuran dan buah – buahan. Intinya setiap rumah warga ada tanaman hijau,” ucapnya.

Ia menjelaskan, akan menambah jumlah bibit padi yang dibagikan jika ada masyarakat yang menginginkan atau masih belum mendapatkan polibag padi tersebut. “Kita akan memberikan jumlah penambahan bibit padi tapi harus bersifat kelompok,” jelasnya.

Soedarsono berharap dengan adanya penanaman padi yang nantinya di lakukan di masing – masing rumah warga polusi udara bisa benar-benar berkurang.

“Jadi ayo kita ikuti langkah bu Risma (walikota Surabaya) untuk menghijaukan kita Surabaya dengan berbagai tanaman hijau. Kami partai Nasdem siap untuk melopori kegiatan ini,” pungkasnya.

Acara NasDem Menanam ini dihadiri ratusan orang. Serta fungsionaris DPD NasDem Kota Surabaya, DPW NasDem Jawa Timur. Serta para caleg mulai dari tingkat DPRD Kota Surabaya, DPRD Provinsi Jawa Timur dan juga DPR RI.

Ketua DPW NasDem Jatim Sri Sajekti Sudjunadi menceritakan tentang Kota Surabaya saat ini sangat hebat. Kota yang sangat cantik. “Berkat wali kota kita Bu Risma. Juga berkat warganya yang luar biasa,” ujarnya.

Sri Sajekti atau Kakak Jess lahir di Kota Surabaya. Dia menceritakan kehidupannya dulu di kawasan Jalan Arjuno, Surabaya, selama hingga lulus sekolah dasar (SD).

“Dulu sangat menyenangkan. Saya bermain nggak pernah di jalan raya. Tapi bermain di kampung-kampung Arjuno,” tuturnya.

Akhir-akhir ini kehidupan di Surabaya tak seperti ketika dirinya masih kecil. Katanya, dulu ibunya menaruh kendi berisi air. Sekarang, sudah tidak terlihat lagi di rumah-rumah warga menyediakan air di dalam kendi yang diletakkan di atas pagar rumah.

“Dulu kendi itu bukan untuk minumnya anak-anak yang bermain. Tapi untuk orang-orang yang berjalan, orang-orang yang tidak dikenal. Lah sekarang ini, pagar rumahnya tinggi dan tidak ada lagi kendi,” tuturnya.

Dengan kegiatan NasDem Menanam dan menjadikan bertani itu keren, Kakak Jess berharap budaya masyarakat seperti gotong royong, tepo seliro atau saling toleransi. “Serta guyub dengan tetangga-tetangga kita,” terangnya.

Ia menambahkan, dengan kegiatan NasDem Menanam ini, yang dapat diambil manfaatnya bukan hanya tentang padi. “Tapi juga soal lingkungannya. Tanaman padi ini menyerap udara CO2 dan mengeluarkan oksigen,” katanya.

“Walaupun jumlahnya kecil. Tapi menanam padi ini kita lakukan bersama-sama. Mudah-mudahan ini akan mewarnai kehidupan kota. Karena kita ingin esok lebih baik. Perubahan menuju yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, ratusan warga mendapatkan penjelasan dari Antonius Wigi tentang tata cara menanam padi. Termasuk kapan memberikan pupuk yang sudah disediakan oleh NasDem.

“Padi itu bukan tanaman air. Tapi tanaman yang butuh air,” jelas Antonius.

Sementara itu, Artis Manohara Odelia Pinot nampak tak canggung bersentuhan dengan tanah dan tanaman padi. Dengan ramah dan senyum, serta tak canggung belepotan dengan tanah, Manohara mengikuti kegiatan NasDem Menanam, yang digelar DPD Partai NasDem Kota Surabaya.

“Saya senang sekali dengan kegiatan NasDem Menanam ini. Karena ada banyak alasan. Pertama, dengan menanam padi itu, kita bisa meningkatkan kualitas tanah kita. Sekarang banyak sekali terkontaminasi dengan bahan kimia dan lain-lain,” ujar Manohara.

Dengan masyarakat mulai menanam, katanya, itu bisa menetralisir tanah tersebut. Kita kurangi pupuk-pupuk kimia dengan menggunakan pupuk organik.

“Selain itu, dengan menanam padi ini bisa meningkatkan kualitas udara. CO2 nya akan diserap dengan tanaman padi ini. Tanaman ini juga bisa menghasilkan oksigen atau O2,” Manohara yang maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo. azi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.