BIMTEK : Foto bersama peserta bimtek dengan Ir. H. Moh. Nasim Khan, anggota DPR RI Komisi VI (duta.co/heru)

SITUBONDO | duta.co – Bimbingan Teknik (Bimtek) Wira Usaha Baru Industri Kecil Menengah (WUB IKM) yang berlangsung tiga hari mulai 10 – 13 Maret 2020 di gedung pertemuan Hotel Sido Muncul, obyek Wisata Pasir Putih Situbondo, di tutup Ir. H. Moh. Nasim Khan, anggota DPR RI Komisi VI, Jumat (13/3/2020).

Bimtek WUB IKM tentang pengelolaan makan ringan, pakaian jadi dan kerajinan kerang tersebut, dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI, bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo serta anggota DPR RI Komisi VI, Ir. H. Moh. Nasim Khan.

Anggota DPR RI Komisi VI, Ir. H. Moh. Nasim Khan menyampaikan acara pelatihan yang diselenggarakan ini bukan hanya sekedar seremonial saja, tetapi ini merupakan salah satu program dalam mengurangi angka pengangguran yang terjadi setiap tahunnya.

“Pelatihan yang sudah dilaksanakan selama tiga hari ini,  adalah bagian dari pada mengurangi angka pengangguran,” ujar pria yang lebih akrab di sapa Bang Nasim.

Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengatakan, para peserta yang sudah mengikuti pelatihan WUB IKM agar mau berkarya mendirikan wirausaha baru.

“Ilmu yang di dapat selama pelatihan, saya harap bisa dikembangkan dan diimplementasikan dengan cara mendirikan usaha baru, sehingga tercipta lapangan pekerjaan,” harap Nasim Khan.

Bukan hanya itu saja yang disampaikan Nasim Khan, di akhir sambutannya pada acara penutupan bintek tersebut. Namun, dia juga menyampaikan bahwa bintek ini bisa terlaksana berkat sinergitas antara Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo.

“Alhamdulillah, melalui kegitan ini, saya sudah berbuat dan berjuang untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Situbondo. Dan saya akan terus berjuang untuk kemajuan Kabupaten Situbondo, asalkan pemerintahannya mau mendukung,” tuturnya.

Kegiatan serupa, sambung Nasim Khan, pada tahun tahun lalu di Kabupaten Situbondo sudah banyak yang berhasil, karena sasaran dan tujuannya tepat. “Memberi bantuan jangan sampai orangnya, itu-itu saja.

“Oleh karenanya, saya berharap dengan berakhirnya bantuan bimbingan teknis ini, para peserta bisa menjadi wira usaha yang handal dan membuka peluang lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo Yogie Kripsiaan Sah, S.STP, MSI mengucapkan, terima kasih kepada Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI serta anggota DPR RI Komisi VI, Ir. H. Moh. Nasim Khan yang telah melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis makanan ringan, pakaian jadi dan kerajinan kerang selama 4 hari di Kabupaten Situbondo.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Situbondo, khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI serta anggota DPR RI Komisi VI, Ir. H. Moh. Nasim Khan yang telah memberikan kepercayaan untuk Kabupaten Situbondo melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis WUB IKM,” ujar Yogie Kripsiaan Sah.

Selain itu, Yogie Kripsiaan Sah juga berharap kepada para peserta bintek agar berhimpun dalam kebersamaan untuk membentuk kelompok-kelompok usaha yang berbadan hukum, sehinnga ketika ada penyaluran bantuan hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, kelompok usaha yang berbadan hukum bisa tercover.

“Pemkab Situbondo sudah punya aplikasi yang bernama e-berkah. Aplikasi e-berkah aplikasi pemkab yang digunakan untuk memberikan bantuan hibah, baik itu bantuan hibah barang maupun bantuan uang dan lain sebagainya. Jadi, bagi kelompok-kelompok usaha kecil masyarakat yang berbadan hukum bisa mengajukan bantuan melalui aplikasi e-berkah tersebut,” kata Yogie.

Dilain pihak, Antasari Putra SE, selaku Kasubdit Program Pengembangan IKM Kimia, Sandang, Kerajinan, dan Aneka Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian RI mengatakan, industri kecil menengah salah satu penyumbang sektor Industri di Indonesia.

“Berdasarkan data akhir di Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah industri kecil menengah ada sekitar 4 juta dan menyerap tenaga kerja kurang lebih 10 juta orang,” jelas Antasari Putra.

Lebih lanjut, Antasari Putra mengatakan, dengan dilaksanakannya bintek membuat makanan ringan, pakain jadi dan kerajinan kerang yang berlangsung di Kabupaten Situbondo, diharapan bisa membuka peluang lapangan pekerjaan dengan baik yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan memajukan Kabupaten Situbondo secara menyeluruh. her

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry