dr Renny Novi Puspitasari, MSi – Dosen Fakultas Kedokteran (FK)

INDONESIA, negara dengan sumber daya alam yang begitu melimpah. Salah satu kekayaan alam Indonesia yang dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan kesehatan untuk melawan pandemi Covid-19 ini adalah tanaman herbal.

Tanaman herbal telah menjadi obat dan dimanfaatkan untuk kesehatan secara turun temurun oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu. Maka dari itu tanaman herbal saat ini dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai salah satu upaya kesehatan yang dapat membantu pencegahan virus corona atau Covid-19. Beberapa tanaman herbal yang umum dikonsumsi oleh masyarakat adalah kunyit.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Kunyit merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis dan berfungsi sebagai obat. Kandungan kimia yang terdapat pada kunyit adalah minyak atsiri, senyawa kurkumin, kurkuminoid, alkaloid, tannin, flavonoid, glikosida dan karbohidrat.

Senyawa kimia yang terkandung pada kunyit tersebut memiliki peran sebagai antioksidan, anti peradangan, antimikroba, anti kanker, gangguan pencernaan, gigitan serangga serta juga bisa meningkatkan sistem imun.

Sehingga dengan mengkonsumsi kunyit maka dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap Covid-19. Kurkumin dalam rimpang kunyit inilah yang disebutkan mampu meningkatkan ekspresi enzim ACE2 (Angiotensin-converting-enzyme2) yang merupakan reseptor dari Covid-19. Sejak ditemukan lebih dari 200 tahun yang lalu, kurkumin juga telah diteliti di seluruh dunia.

Hasil riset Bioinformatika yang dirilis Maret 2020 menggunakan metode pemodelan bioinformatika (moleculer docking), kurkumin mampu berikatan dengan reseptor protein SARS-CoV 2.

Ikatan ini berpotensi untuk menghambat aktivitas Covid-19. Selain itu kurkumin diketahui dapat menghambat terjadinya badai sitokin yang berdampak pada gangguan pernafasan. Mekanisme ini menjelaskan peran kurkumin dalam mencegah terjadinya badai sitokin pada infeksi virus. Kurkumin juga memiliki efek menghambat proses pertumbuhan virus, baik secara langsung dengan cara merusak fisik virus maupun menekan proses replikasi virus.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan kunyit dan temulawak yang mengandung kurkumin dalam upaya mencegah terjangkitnya covid-19 cukup relevan karena juga memiliki efek immunomodulator. Untuk itu masyarakat dapat melanjutkan konsumsi rebusan kunyit untuk menjaga kesehatan. *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry