Para pelajar yang tengah mendapatkan vaksinasi Covid-19 (Hendik Budi Yuantoro/ duta.co)

BLITAR | duta.co – Untuk menghadapi proses belajar tatap muka, Pemerintah Kabupaten Blitar mulai menerapkan vaksinasi bagi pelajar. Langkah ini sebagai upaya untuk membentuk kekebalan bersama dalam menghadapi pandemi Covid-19. Terlebih para pelajar sudah mulai memasuki pembelajaran tatap muka.

Di Kabupaten Blitar vaksinasi bagi pelajar terus digencarkan. Hal ini dilakukan agar pelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan. Salah satunya yang terlihat di SMA Negeri 1 Garum Kecamatan Garum. Ratusan pelajar di SMA tersebut mendapat suntikan vaksin Covid-19.  Vaksinasi di SMA Negeri 1 Garum ini merupakan program vaksinasi merdeka dari Polres Blitar.

Kapolsek Garum Iptu Burhanudin mengatakan sasaran vaksin di SMA Negeri 1 Garum ada 700 siswa. Mereka mengantri untuk bergantian mendapatkan suntikan vaksin. “Di SMA Garum ini, sasarannya ada 700 siswa,” ujar Burhan.

Dia mengatakan, vaksinasi siswa sekolah dilakukan untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka yang akan segera dimulai. Karena Kabupaten Blitar saat ini sudah turun ke level 3.

“Jadi sebelum para siswa masuk kembali ke sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka,  diharapkan herd immunity sudah terbentuk,” jelasnya.

Sebelumnya vaksinasi juga dilakukan di SMP Negeri 1 Wlingi Kecamatan Wlingi. Vaksinasi di SMP Negeri 1 Wlingi dipantau langsung Bupati Blitar Rini Syarifah.

Mak Rini mengatakan, penyuntikan vaksin bagi siswa siswi yang berusia diatas 12 tahun penting karena salah satu syarat utama pembelajaran tatap muka bisa berlangsung kembali adalah vaksinasi pelajar harus mencapai 80 persen dari jumlah siswa di setiap lembaga. Di SMP Negeri 1 Wlingi, disediakan 900 dosis jenis sinovac untuk vaksin tahap pertama.

Mak Rini juga meminta pelajar menjadi partner pemerintah daerah dalam mengkampanyekan program vaksinasi di lingkungan masing-masing.

“Jika seluruh lapisan ikut berkolaborasi menjalankan aturan pemerintah maka pengendalian laju Covid-19 dapat terkendali,” tutur bupati.

Terakhir Bupati juga berpesan kepada pelajar, walaupun semuanya sudah di suntik vaksin harus tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan seperti pemakaian masker dengan benar, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir.(hendi)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry