
PASURUAN | duta.co – Semangat transformasi layanan Kantor Urusan Agama (KUA) terus digelorakan di berbagai daerah. KUA Kecamatan Grati turut ambil bagian dalam menyukseskan program “THE MOST KUA” yang diinisiasi secara serentak oleh Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Rabu (4/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, KUA Grati menggandeng para Penyuluh Agama Islam untuk turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan pembinaan kepada pelajar di MTs Hasanudin Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Kepala KUA Kecamatan Grati, H. Akhmad Jamaluddin Khoir, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peran KUA yang lebih luas kepada generasi muda, tidak hanya sebatas urusan pernikahan, tetapi juga sebagai lembaga yang memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan.
“Kami melaksanakan instruksi dari Kanwil Kemenag Jawa Timur melalui program THE MOST KUA. Di Grati, kami fokus memberikan pembekalan kepada siswa MTs Hasanudin Rebalas. Alhamdulillah, kegiatan yang diikuti 45 siswa ini berjalan sukses dan lancar,” ujar Jamaluddin kepada duta.co.
Membangun Karakter Siswa
Kegiatan penyuluhan dikemas secara dialogis agar para siswa dapat lebih aktif dalam mengikuti materi. Para penyuluh menyampaikan berbagai topik penting, di antaranya ketahanan remaja, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, serta motivasi belajar bagi generasi muda.
Kehadiran tim KUA di lingkungan pendidikan diharapkan mampu memberikan edukasi yang tepat sasaran sekaligus menekan angka pernikahan dini, khususnya di wilayah pedesaan.
Sebanyak 45 siswa yang mengikuti kegiatan tampak antusias mengikuti setiap sesi penyuluhan yang berlangsung.
“Harapan kami, para siswa ini dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Suksesnya kegiatan hari ini juga merupakan hasil sinergi yang baik antara KUA, penyuluh agama, dan pihak sekolah,” tambah Jamaluddin.
Program THE MOST KUA sendiri merupakan gerakan serentak yang digagas Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag sekaligus menjadi ajang inovasi bagi KUA di setiap kecamatan. (Puj)




































