SEMINAR KOPERASI : Wakil Rektor II Unusa, drg Umi Hanik menerima buku tentang koperasi dari Sekretaris Dekopin Jawa Timur, Sularso di sela acara seminar akhir pekan lalu. DUTA/endang

SURABAYA | duta.co  –  Koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia. Itu tak bisa dipungkiri. Karena menyejahterakan anggotanya adalah tujuan dari berdirinya koperasi. Tak mengherankan koperasi berdiri hingga kepelosok-pelosok tanah air.

Di kampus, koperasi juga hadir. Salah satunya adalah koperasi mahasiswa (Kopma). Kopma ini adalah wahana strategis untuk mengasah soft skill mahasiswa.

Wakil Rektor II Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa),  drg Umi Hanik mengatakan soft skill itu perlu diasah. Karena walau pendidikannya tinggi belum tentu seseorang itu memiliki soft skill.

“Orang hanya tahu tapi tidak tahu maknanya. Hanya pandai bicara tapi tidak pandai mengimplementasikannya,” ujar Umi saat membuka seminar nasional koperasi di Tower Unusa Kampus B, akhir pekan lalu.

Di era seperti sekarang ini, soft skill dibutuhkan. Sehingga dengan kemampuan itu, diharapkan ada sisi lain dari seseorang yang tidak hanya melibatkan akal.

“Sama halnya dengan koperasi, tidak hanya berorientasi finansial tapi nilai luhur dari kerjasama menuju kesejahteraan bersama. Di sini peran dari soft skill itu,” jelas Umi.

Selain itu, mahasiswa Unusa harus memanfaatkan peluang-peluang  bisnis yang bisa dilakukan di lingkungan kampus.

“Manfaatkan hal itu. Di kampus ini yang tidak ada apa ya yang dibutuhkan mahasiswalah. Inilah juga melatih soft skill,” jelasnya.

Seminar yang menghadirkan Sekretaris Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Jawa Timur, Sularso ini membahas tentang peran koperasi terhadap ekonomi masyarakat di era disrupsi.

Pembina Kopma Unusa, Mohammad Ghofirin mengatakan di era teknologi memang semua dituntut bisa memanfaatkannya. Semua harus dilakukan secara online.

“Karenanya kopma pun harus begitu. Bukan hanya bisa melakukan transaksi secara offline tapi online. Dan karena itu mahasiswa harus mampu berpikir kreatif,” ungkap Ghofirin. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.