
JOMBANG | duta.co – Pemerintah Kabupaten Jombang bergerak cepat menindaklanjuti program nasional pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel). Sebanyak 306 desa dan kelurahan di Jombang telah membentuk koperasi dengan legalitas lengkap.
Peluncuran nasional program ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025), yang disimak langsung oleh Bupati Jombang Warsubi dari Pendopo Kabupaten bersama para camat dan kepala desa.
“Ini bukan sekadar koperasi. Ini alat perjuangan ekonomi masyarakat desa,” tegas Warsubi, Selasa (22/7).
Kopdeskel Merah Putih akan menangani distribusi sembako murah, simpan pinjam, layanan kesehatan desa, hingga menjadi agen resmi Elpiji 3 kg dan pupuk subsidi. Pemerintah menargetkan koperasi menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat, serta menekan ketergantungan warga terhadap tengkulak dan pinjaman ilegal.
Atas keberhasilannya merampungkan pembentukan koperasi secara mandiri, Warsubi dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Pembina Koperasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dalam peringatan Hari Koperasi ke-78.
Koperasi yang sudah berbadan hukum dan memiliki NIB akan segera didampingi DPMPTSP untuk percepatan operasional. Berdasarkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025, seluruh koperasi desa ditargetkan aktif penuh pada 28 Oktober 2025. “Ini akan jadi mesin baru penggerak ekonomi desa,” pungkas Warsubi. (din)





































