Konjen Australia Chris Barnes saat disambut Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati, Selasa (22/1/2019). (DUTA.CO/Henoch Kurniawan)

SURABAYA | duta.co – Kolaborasi dengan perwakilan negara asing juga dijalin Kanwil Kemenkumham Jatim. Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya berharap kolaborasi dengan Kanwil Kemenkumham Jatim bisa berlangsung terus menerus. Hal ini disebabkan, pihak Konjen sangat senang dengan layanan yang diberikan Kanwil Kemenkumham Jatim.

Hal itu disampaikan Chris Barnes selaku Konjen Australia di Surabaya Selasa (22/1/2019). Barnes datang bersama dengan Konsuler Paul Zeccola dan stafnya Arlen Hehakaya. Ketiganya diterima langsung Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati yang ditemani Kadiv Keimigrasian Zakaria dan Kadiv Yankumham Hajerati.

“Beberapa waktu lalu, kami merasa sangat terbantu dengan pihak Imigrasi Jatim yang membantu kami menyelesaikan permasalahan warga negara kami. Kami sangat berterimakasih,” puji Chris.

Menurutnya, kerjasama dengan Kemenkumham Jatim sangat luar biasa. Namun, selama ini belum pernah bertemu Kakanwil. Untuk itu, hari ini dia ingin langsung bertatap muka dengan Kakanwil.

Selain itu, Chris mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali sudah pernah ke beberapa Lapas di Jatim. Di sana, dia mengunjungi 3 WN Australia yang ditahan karena melawan hukum. “Kami sangat terbantu dengan para petugas pemasyarakatan dan Kalapas sangat baik dalam menjalin komunikasi dengan kami,” ungkap Chris.

Dia melanjutkan, pihaknya memiliki program yang bisa dikolaborasikan. Sehingga dia berharap ada koordinasi yang baik. Salah satu contohnya apabila ada perubahan regulasi di bidang keimigrasian, pihaknya bisa membantu untuk memfasilitasi. “Kita dapat informasi banyak dari pihak luar, tapi alangkah baiknya kalau kita bicara langsung dengan sumbernya,” ujarnya.

Susy mengungkapkan bahwa itu adalah hal yang lumrah. Setiap pegawai Kemenkumham Jatim wajib memberikan pelayanan kepada siapapun yang membutuhkan pelayanan. “Ini adalah bagian dari kerjasama kami dengan pihak eksternal,” terangnya.

Susy berjanji akan terus memberikan pelayanan yang terbaik. Termasuk kepada WN Australia yang berada di Jatim. Juga untuk tawaran kolaborasi, Susy mengaku sangat senang. Dan tak sabar untuk segera menjalin hubungan yang baik. “Untuk lebih mengenal budaya Jatim dan kehidupan Lapas, kapan-kapan saya ajak ke Lapas Banyuwangi,” janjinya. (eno)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.