Kondisi bangunan gedung perpustakaan SDN Bangunrejo Kidul 1 yang belum selesai dikerjakan. (mifta/duta.co)

NGAWI | duta.co – Kondisi bangunan gedung perpustakaan SDN Bangunrejo Kidul 1 Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, terlihat belum sempurna, meskipun pada 2020 lalu mendapat kucuran dana alokasi khusus (DAK)

Kucuran DAK 2020 lalu itu, ternyata belum mencukupi kebutuhan sesuai perencanaan, sehingga seluruh dinding bangunan juga pilarnya belum diplester, lantai ruangan serta teras belum dikramik, berikut dengan kelengkapan lainnya juga tidak terpenuhi.

Plt kepala bidang pendidikan dasar Dinas Pendidikan setempat, Samirun, mengatakan, pihaknya akan melakukan klarifikasi dan konfirmasi terlebih dulu pada kepala sekolah serta kepala koordinator wilayah.

“Ya, nanti kita akan turun ke lapangan untuk klarifikasi dan konfirmasi dulu pada sekolah serta korwil setempat,” ujar Samirun singkat. Rabu, (16/6/2021)

Sementara, Triyanto selaku Kepala Sekolah SDN Bangunrejo Kidul 1, via selulernya mengatakan, terkait alokasi DAK pihaknya tidak tahu, karena gedung tersebut sudah ada sebelum dirinya menjabat sebagai plt kepala sekolah setempat.

“Terkait besar kecilnya anggaran DAK 2020 itu saya tidak tahu, karena saya menjabat plt di SDN itu sekitar bulan November/Desember 2020, dan bangunan itu sudah ada,” jelas Triyanto. Rabu, (16/6/2021).

Triyanto juga menjelaskan, tentang alokasi DAK 2020 itu sebenarnya untuk rehab, namun karena kondisi bangunannya yang mengkhawatirkan, akhirnya bangunan gedung perpustakaan tersebut dirobohkan.

“Jadi anggarannya itu untuk rehab, karena kondisi bangunannya sangat parah, dan mengkhawatirkan, akhirnya bangunan perpus itu dirobohkan,” tutupnya.mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry