RIDER : Puluhan rider usai mendapatkan penyuluhan tentang bahaya narkoba (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co – Era milenial bukan berarti menghabiskan waktu untuk berkumpul sekedar berhura-hura, seperti lakukan dua komunitas yaitu Satuan Brigade Taruna Rimba dan Komunitas Honda Clasic Kediri (KHCK).

Pada malam Minggu kemarin, mendapatkan penyuluhan atas bahaya penyalahgunaan narkoba dari tim Penyuluh BNN Kabupaten Kediri. Acara pertama bertempat di Bumi Perkemahan Irenggolo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri digelar Saka Wanabakti Jawa Timur, diikuti 60 anggota Satuan Brigade Taruna Rimba tingkat pelajar SMA se-Jawa Timur.

“Dengan mengambil tema Remaja Milineal Cerdas Tanpa narkoba, kami dari penyuluh BNN berharap mengetahui dampak penyalahgunaan narkoba,” jelas Bagus Romadhon, tim Penyuluh BNN Kabupaten Kediri.

Acara kedua berlangsung di Sekretariat KHCK, berada di Jalan Tembus RSUD SLG Kabupaten Kediri. Dalam acara sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelar Narkoba (P4GN) ini, dihadiri sedikitnya 70 rider bertema Riders Keren Tanpa Narkoba.

“Sangat bangga dengan kawan-kawan riders, yang berkenan bekerjasama dengan BNN Kabupaten Kediri dalam mensukseskan program P4GN,” ungkap Bagus Romadhon.

Dalam materinya, disampaikan pemahaman atas bahayanya penyalahgunaan narkoba serta dampak masa depan khususnya generasi muda. Dari semua kasus penyalahgunaan, selain harta benda yang pasti masa depan hilang. Dimana seharusnya mampu berbakti kepada nusa dan bangsa, juga mampu membanggakan keluarga justru dipergunakan mengkonsumsi barang haram menurut agama.

Usai pertemuan, baik dengan satuan brigade maupun komunitas riders ini, sepakat menyatakan siap menjauhi narkoba dan perang melawan segala bentuk narkoba.

“Selain itu, kami siap menjadi relawan anti narkoba,” ungkap ketua panitia KHCK, Riski riwanto. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.