
SURABAYA | duta.co – Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar peringatan, tetapi pengingat akan pentingnya ilmu dan wawasan sebagai pondasi kemajuan negeri. Semangat para pahlawan selalu bergema kembali, membangkitkan gelora dan mengajak para pelajar untuk terus memperjuangkan pendidikan yang berkualitas sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Aliansi Pelajar Surabaya (APS) berinisiatif menyelenggarakan Open Discussion yang ditujukan kepada SMP sederajat kota Surabaya. APS sendiri merupakan organisasi yang memiliki pedoman, ‘Fokus Bergerak Bersama Para Pelajar’.
Ketua Aliansi Pelajar Surabaya, Awang Rasya, mengutarakan tujuan Open Discussion untuk menyatukan segala pendapat dari pelajar Surabaya, dalam membahas isu-isu pendidikan yang saat ini terjadi pada pelajar SMP sederajat.
“APS ingin menciptakan forum diskusi yang melibatkan partisipasi pelajar. Agar teman-teman pelajar Surabaya dapat menyampaikan dan mendengarkan aspirasi satu sama lain, yang kali ini dilakukan pada lingkup jenjang SMP.” ujar Rasya
Tidak melangkah sendirian, Aliansi Pelajar Surabaya juga berkolaborasi dengan Organisasi Pelajar Surabaya atau ORPES dalam berjalannya Open Discussion yang dilakukan  Minggu, 11 Mei 2025 di Taman Prestasi di Jl. Ketabang Kali №6, Ketabang, Kec. Genteng, Surabaya, Jawa Timur.
“Kami berharap dengan adanya forum Open Discussion, dengan tema ‘Suara Pelajar, Cermin Pendidikan’, dapat menjadi langkah awal APS bersama ORPES dalam menciptakan solusi konkret yang berdampak. Terutama bagi para pelajar Surabaya, dalam merespon permasalahan-permasalahan pendidikan yang terjadi. Serta kami berharap bahwa forum serupa dapat membangkitkan semangat Arek Suroboyo dalam menginspirasi pergerakan, perubahan, dan kepedulian pada lingkungan sekitarnya.” ucap Awang Rasya
Menanggapi berbagai isu yang terjadi di kalangan pelajar SMP, fakta mengenai rendahnya minat literasi warga Indonesia juga menjadi salah satu topik yang diperbincangkan. Segala aspirasi dari pihak pro dan kontra, tersampaikan dan dibahas hingga tuntas dalam forum diskusi ini.
“Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat memahami dan menganalisis informasi secara kritis. Sayangnya, Indonesia merupakan negara dengan minat literasi yang rendah, dan segala kertebatasan akses terhadap bacaan yang berkualitas” ujar Safika, selaku Ketua dari ORPES
Melalu forum diskusi ini, diharapkan suara aspirasi para pelajar dapat lebih didengar dan diperhatikan. Demi terciptanya kebijakan yang melibatkan kedua pihak golongan tua dan muda.
“Menurut saya, ini salah satu forum diskusi terbaik yang pernah saya temui. Seluruh pelajar dengan semangatnya menyampaikan segala aspirasi yang selama ini terpendam” kata Awang Rasya
Ketua Organisasi Pelajar Surabaya, Safika Aurelia Rahma Widyanti, turut menambahkan, “Senang sekali ORPES dapat berkolaborasi dengan APS dalam kegiatan Open Discussion hari ini. Terutama karena kami, ORPES dapat saling menyuarakan suara pelajar bersama dengan kawan-kawan APS. Dan kami pun berharap, suara pelajar Surabaya dapat tersampaikan ke Ayah Bunda Pemerintahan yang nantinya akan di implementasikan dalam program ataupun kebijakan untuk memperbaiki dunia pendidikan Indonesia. Yang pastinya menjadi pilar SDM untuk meraih Generasi Indonesia Emas 2045.” imm








































