Letkol Inf Lukman Hakim memberikan piala dan piagam Masrukin sebagai juara 1 lomba lukis bertempat di aula Makodim Surabaya Timur. (DUTA.CO/ANDI MULYA)

SURABAYA | duta.co – Menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Kodim 0831 Surabaya Timur (ST) menggelar perlombaan hadrah dan lomba melukis. Selain menyambut HUT RI, perlombaan yang digelar di Kodim 0831 ST ini merupakan Komsos (Komunikasi Sosial) Kreatif TNI AD dengan masyarakat (rakyat) di wilayah teritorial Kodim setempat.

“Tujuan pertama, menyambut 17 Agustus (HUT Kemerdekaan RI). Kita turut memeriahkan perayaan 17 Agustus ini dengan masyarakat, yakni dalam mengadakan lomba hadrah dan melukis,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0831 Surabaya Timur, Letkol Inf Lukman Hakim, Sabtu (11/8/2018).

Lukman mengaku, lomba hadrah dan melukis ini lain daripada yang lain. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dua perlombaan ini belum pernah dilakukan. Sesuai dengan bulan Kemerdekaan, lomba hadrah ini diikuti oleh 17 tim dari pelajar SMP dan SMA di wilayah Kodim 0831 Surabaya Timur. Sementara untuk lomba melukis, para peserta berasal dari pelajar, mahasiswa, dan umum.

“Kategori dalam perlombaan ini ada yang pelajar dan umum. Intinya sebagai bentuk Komsos Kreatif dan menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI,” jelasnya.

Untuk hadrah, lanjut Lukman, pelombaan ini salah satunya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Khususnya dalam hal kesenian-kesenian keagamaan, yakni agama Islam. Sedangkan untuk perlombaan melukis, pihaknya mengaku hal tersebut merupakan implementasi Komsos Kreatif dari TNI AD. Dan mengacu pada kreativitas seni, yakni seni melukis.

“Kebetulan di wilayah Surabaya mayoritas muslim. Jadi kita galang kesenian Islami, yakni melalui perlombaan hadrah. Tujuannya supaya kesenian Islam tidak memudar,” ungkapnya.

Dari pemenang lomba ini, Lukman menambahkan, pemenang akan dilombakam lagi ditingkat Korem. Nantinya pemenang dari tingkat Korem akan dilombakan lagi di tingkat pusat. “Dari pusat memberikan petunjuk ke jajaran supaya mengadakan Komsos Kreatif. Komsos sudah kami laksanakan dengan perlombaan-perlombaan ini,” ucapnya.

Bagi pemenang lomba, sambung Lukman, nantinya akan mendapat trophy dan uang pembinaan. Nantinya para juara diantaranya juara I akan mendapat uang pembinaan sebesar Rp 3 juta. Sedangkan juara II mendapat Rp 2,5 juta dan juara III mendapat Rp 2 juta. “Selain mendapat trophy, para pemenang lomba akan mendapat uang pembinaan. Nantinya para pemenang akan dilombakan lagi ditingkat Korem hingga tingkat pusat,” pungkasnya.

Sementara itu, Guru Besar Hadroh Marawis Indonesia, Al Habib Muhammad Insani Bin Ali Assegaf menambahkan, seluruh peserta ada kurang dan ada yang lebih. Habib Insani mengaku, fokus penilaian pertama adalah vokalnya tidak fals. Sementara untuk penabuh hadrah kurang lebih semuanya bagus. Setiap perlombaan hadrah, fokus setiap dewan juri dilihat dari vokal dahulu.

“Fokus penilaian saya pada vokal, terlebih tidak fals. Sebab, kalau untuk vokal itu tidak bisa dibuat dan sudah dari sananya. Berbeda dengan pemain hadrah, kalau kurang bisa ditambahin. Jadi itu penilaian pertama bagi saya,” tambahnya.

Dengan diadakannya lomba hadrah ini, Habib Insani merasa terharu. Sebab, kalau di kalangan pesantren atau majelis taklim menyelenggarakan acara seperti ini, itu sudah biasa. Bahkan tidak istimewa karena memang profesinya seperti itu. Berbeda dengan di kepolisian atau TNI, adanya perlombaan hadrah ini sangat luar biasa karena ada nilai tambahnya dan sangat banyak nilai positif.

“Perlombaan hadrah di lingkuo TNI ini sangat luar biasa dan cukup bagus. Dengan adanya perlombaan hadrah ini, aura positif bisa kita rasakan. Terlebih dengan sholawatan ini pikiran kita bisa berubah menjadi positif dan membawa aura kebaikan,” pungkasnya.

Untuk perlombaan hadrah, juara I dimenangkan oleh tim dari Atto Bibiyah, juara ke II oleh tim Azzamaroh, juara ke III oleh tim Muhimatul Khasanah dan juara harapan I oleh tim Al Akhlak. Sedangkan untuk perlombaan melukis, juara I dimenangkan oleh M Masrukin, juara ke II oleh Budiono Widodo, juara III oleh M Rizky Romansyah dan juara harapan I oleh Wahyono. (and)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.