DIKEMAS APIK – Tampak sejumlah petugas mengemas dengan apik pakaian-pakaian layak pakai yang siap dikirim ke lokasi. (FT/Badar)
DIKEMAS APIK – Tampak sejumlah petugas mengemas dengan apik pakaian-pakaian layak pakai yang siap dikirim ke lokasi. (FT/Badar)

JAKARTA | duta.co — Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa hari lalu, telah menelan korban dan kerusakan fisik yang cukup besar. Dampaknya mungkin akan berkepanjangan, karena itu pertolongan dan bantuan masih sangat dibutuhkan dalam jumlah yang besar dan berkelanjutan.

Sebagai wujud kepedulian terhadap korban banjir, Kodam Jaya membuka Posko bantuan korban banjir bagi seluruh anggota jajaran Kodam Jaya dengan mengumpulkan pakai bekas layak pakai.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana W.K, mengatakan pengumpulan pakaian bekas layak pakai ini dilakukan dengan diawali pengumpulan di  satuan-satuan, kemudian dikumpulkan terpusat di kantor Bekangdam Jaya, Minggu (25/12/2016) kemarin.

Selain itu, Pangdam Jaya juga menjelaskan,  pakaian bekas selain layak pakai juga harus dalam kondisi bersih sehingga bisa dipakai langsung oleh para korban banjir.

Dari hasil pengumpulan pakaian bekas layak pakai tersebut, telah terkumpul puluhan karung dan akan langsung dikirim ke Bima, NTB.

Sementara, Kapendam Jaya Kolonel Inf Heri Prakosa Ponco Wibowo, menambahkan pengumpulan pakaian bekas ini merupakan wujud kepedulian jajaran anggota Kodam Jaya  terhadap korban.

“Bantuan yang terkumpul kurang lebih 127 karung (23.207 potong) untuk korban, memang jauh dari mencukupi. Tapi setidaknya bantuan ini dapat meringankan beban penderitaan saudara kita yang tertimpa bencana,” tandas
Heri. (dar)

Tinggalkan Balasan