
SURABAYA l duta.co – Koalisi Aksi Mahasiswa Kota Surabaya menyatakan sikap resmi untuk ikut menjaga iklim usaha serta keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu, 30 Agustus 2026, karena Jawa Timur dinilai sebagai salah satu penopang utama perekonomian nasional.
Ketua KAM Kota Surabaya, Abdul Aziz, menegaskan kelancaran usaha dan situasi keamanan merupakan dua hal yang saling berkaitan. Bila salah satu terganggu, sisi lainnya ikut merasakan imbasnya.
“Kami siap menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan Harkamtibmas di Jawa Timur. Mahasiswa tetap kritis, tetapi kritik harus disampaikan secara konstruktif, berdasarkan data, dan memberikan solusi,” ujar Abdul Aziz di Surabaya.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur berada di kisaran 5,0 persen secara tahunan pada 2025. Nilai PDRB provinsi ini telah melampaui Rp3.000 triliun atas dasar harga berlaku. Surabaya menjadi simpul penting perdagangan dan jasa yang menggerakkan kawasan timur Indonesia.
KAM Kota Surabaya menilai stabilitas bukan semata tanggung jawab pemerintah dan aparat. Mahasiswa dianggap perlu hadir melalui edukasi publik, penyaluran aspirasi yang damai, serta mendorong diskusi sehat berbasis data.
“Keamanan yang kondusif akan memperkuat aktivitas ekonomi. Sebaliknya, ekonomi yang tumbuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat akan ikut memperkuat stabilitas sosial. Karena itu, mahasiswa harus hadir sebagai bagian dari solusi,” tegas Abdul Aziz.
Organisasi ini juga mendorong anak muda terlibat langsung dalam penguatan ekonomi daerah. Caranya antara lain melalui pengembangan kewirausahaan, inovasi ekonomi digital, peningkatan literasi keuangan, hingga kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat langsung.
KAM Kota Surabaya mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Kabar yang tidak bertanggung jawab dinilai berpotensi memancing keresahan dan mengganggu kondusivitas wilayah.
Dengan semangat “Mahasiswa Kritis, Konstruktif dan Kontributif”, KAM Kota Surabaya menegaskan komitmen membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Tujuannya agar Jawa Timur tetap aman, nyaman, dan perekonomiannya terus bergerak naik.



































