PONTIANAK | duta.co – Kunjungan Prof. DR. K.H Ma’ruf Amin (KMA) di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (15/9/2018), tak hanya disambut antusias oleh para aktivis, tokoh masyarakat adat dan lintas agama setempat.

Saat dijamu oleh para aktivis Kalbar di RM Pondok Kakap, Jl. Ismail Marzuki No.33A, Benua Melayu Darat,   Pontianak, Kalbar, sejumlah warga yang kebetulan singgah di sana berebut cium tangan KMA.

Bahkan saat jamuan makan selesai dan rombongan KMA hendak kembali ke arena Konsolidasi Satu Abad Nahdlatul Ulama di Hotel Mahkota, sejumlah rombongan emak-emak, termasuk di antaranya selebriti Lidya Kandou, meminta waktu KMA untuk sowan dan berswafoto.

“Saya lihat Kyai masih kuat, masih gagah. Saya bilang, Okelah!” ujar Lidya.

Meski mengaku tak paham politik, namun di musim Pilpres ini, menurut Lidya, dari dua pasangan yang ada, ia lebih memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Saya optimistis beliau bisa memimpin bangsa ini. Beliau adalah pengayom kerukunan beragama. Apalagi berpasangan dengan Pak Jokowi. Yang sudah jelas  kinerjanya. Pokoknya saya dukung yang sudah terbukti baik kerjanya,” imbuh Lidya.

Sementara Koordinator Barisan Nasional KMA, Hery Haryanto Azumi mengungkapkan optimismenya, bahwa pasangan Capres-Cawapres Jokowi-KMA bisa meraih dukungan maksimal dari kalangan emak-emak dan kaum milenial.

“Apalagi jika mereka mengenal lebih dekat profil, pemikiran dan gerakan Kiai yang selama ini konsisten menggerakkan ekonomi keumatan dan pemerataan akses ekonomi untuk masyarakat,” jelasnya.

Yang perlu dipahami bersama juga, lanjut Hery, Kiai menggelorakan semangat ekonomi masyarakat kecil tanpa memusuhi kelompok elit dan kalangan konglomerat.

“Kiai justru mendorong agar konglomerat bersinergi dengan masyarakat kecil untuk memperkuat ekonomi nasional. Mengajak semua untuk bersatu demi bangsa dan negara,” papar Sekjend Majlis Dzikir Hubbul Wathon itu,” tegasnya. (mjh)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.