Foto bersama tim KKN Unusa dengan warga Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. DUTA/ist

MOJOKERTO | duta.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Program Studi D4 Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar kegiatan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada ibu-ibu PKK di Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu-Mojokerto beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sumbersono dan melibatkan 38 responden dari anggota ibu-ibu PKK.

Dalam program ini, mahasiswa memberikan penyuluhan edukatif mengenai anemia, gejala, dampak, pencegahan melalui pola makan sehat yang kaya akan zat besi dan vitamin C pada ibu-ibu PKK.

Sebelum penyuluhan diberikan Pre-test dan Post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu-ibu PKK sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah penyuluhan edukatif.

Kegiatan ini didampingi dan diarahkan Yauwan Tobing Lukiyono selaku dosen pembimbing lapangan. Yauwan mengatakan kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatannya, tetapi juga media belajar langsung bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan kondisi nyata di lapangan. “Belajar langsung di lapangan akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa,” ujarnya.

Skrining untuk mendeteksi anemia yakni menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) untuk mengetahui kadar Hemoglobin (Hb) secara cepat dan memberikan hasil langsung di tempat.

Dalam proses skrining, ditemukan beberapa ibu dengan kadar Hb yang di bawah normal. Salah satunya adalah seorang ibu yang mengeluhkan sering merasa lemas dan pusing.

Setelah dilakukan wawancara singkat oleh mahasiswa KKN, diketahui bahwa ibu tersebut juga mengalami kurang tidur dan sering begadang karena aktivitas rumah tangga dan menjaga anak.

Dua mahasiswa Unusa sedang memberikan edukasi pada warga Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. DUTA/ist

“Dari hasil skrining dan wawancara singkat dengan pasien, kadar Hb pasien berada di bawah batas normal. Selain dari pola makan, ternyata faktor gaya hidup seperti kurang tidur juga turut memengaruhi kondisi tubuhnya” ujar Qonita Iklila, salah satu mahasiswa KKN Prodi D4 Analis Kesehatan.

Mahasiswa dilatih untuk memahami kondisi pasien secara langsung seperti kondisi sosial, psikologis dan gaya hidup. Antusiasme warga tampak tinggi saat kegiatan berlangsung.

Para ibu merasa terbantu dan termotivasi untuk mulai memperbaiki pola hidup sehari-hari. “Ternyata tidur juga penting ya, saya kira cuma makanan saja yang harus dijaga” kata Masjudah, salah satu Ibu PKK.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Prodi D4 Analis Kesehatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana seorang mahasiswa tidak hanya belajar di bangku kuliah, tetapi juga mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat secara langsung. ril/hms

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry