YOUTH INNOVATOR : President Committee of Kino Youth Innovator Award (KYIA) Mamat Rahmat, memberikan pemaparan tentang Kino Youth Innovator Award di Kampus Universitas Airlangga, Surabaya, Selasa (17/4). DUTA/RIDHO

SURABAYA | duta.co – Anak muda harus berani berinovasi. Inovasi yang bisa menghasilkan karya kreatif lain dari yang lain. Apalagi saat  ini sudah memasuki pasar bebas Asean, di mana Indonesia masuk di dalamnya.

Untuk itu, PT Kino Indonesi Tbk, mencoba untuk mengajak anak muda khususnya mahasiswa untuk berinovasi. Bahkan, inovasi itu dikompetisikan lewat ajang Kino Youth Innovator Award (KYIA) 2018 bertema Empower Life Through Nature.

Kompetisi tahunan ini bertujuan untuk memotivasi kaum muda agar kreatif dan berani berinovasi untuk memenangkan kompetisi di era pasar bebas ini.

Sebagai rangkaian dari KYIA, Kino mengadakan Road to KYIA 2018, talkshow bertema “Tomorrow’s Innovator, Embracing Challenges, Shaping the Future” diadakan di 13 universitas di Indonesia, termasuk di Universitas Airlangga (Unair)yang digelar Selasa *17/4).

Dalam talkshow di Unair kampus C, Herlina Alam, Product Innovation Manager PT Kino Indonesia membagikan tips cara berinovasi yang tepat.

“Pada dasarnya banyak sekali jenis inovasi yang dapat kita lakukan, tetapi waspadalah, karena inovasi itu sendiri sama dengan gambling. Inovasi yang tidak diterima masyarakat, akan membuang waktu dan biaya,” ujarnya pada puluhan mahasiswa yang hadir dalam talkshow, Selasa (17/4).

Iapun berbagi tips yang berlaku dalam inovasi diantaranya tepat waktu, dalam artian  tidak lebih cepat, tidak terlambat. Kemudian pilihlah inovasi yang paling tepat untuk dikembangkan, ikuti tren, gunakan insting bisnis.

“Produk Inovasi tidak semuanya bisa laku di pasaran, di Kino saja produk yang berhasil menjadi andalan bisa jadi hanya satu. Sisanya hampir 50 persen produk inovasi ditarik dari pasaran,”urainya.

Herlina menambahkan, produk yang dibuat mengikuti tren bisa mengembangkan produk yang ada. Seperti beberapa produk di Kino yang terus berkembang. “Masker di Kino, dulu dalam bentuk bubuk, kemudian dikembangkan bentuk pasta dna sekarang dalam bentuk kertas. Jadi tidak butuh wadah lagi untuk menyusunnya,”lanjutnya.

Mamat Rahmat, President Committee of Kino Youth Innovator Award (KYIA) 2018 mengungkapkan talkshow ini untuk mengenalkan dan memotivasi mahasiswa dalam membuat inovasi.

Sebagai perusahaan yang inovatif, Kino pun selalu berusaha menangkap tren terbaru dan menerjemahkannya dalam produk inovasi yang menjawab keinginan masyarakat tersebut.

Melalui talkshow ini, Kino berharap, anak muda Indonesia termotivasi untuk berinovasi dan berani mendaftarkan idenya dalam ajang Kino Youth Innovator Award 2018.

“KYIA sebenarnya adalah tantangan dan tolak ukur apakah anak muda Indonesia berani berinovasi serta senantiasa mengoptimalkan diri menjadi sang innovator yang membawa nama baik Indonesia, masa kini dan mendatang,” ujar Mamat.

Sementara itu, Perwakilan Mintel, penyedia riset pasar global,  Rachel Esmeralda mengungkapkan ada empat tren yang menjadi sasaran Global Customer trend tahun 2018 dan mendatang.

“Ada 4 tren dunia yang terjadi saat ini, khususnya di Asia Pasific, diantaranya Damsels In De-Stress yaitu bagaimana tingkat stress masyarakat dunia meningkat,”ungkapnya.

Kemudian Beauty Round The Clock yaitu ingin cantik sepanjang hari di tengah mobilitas tinggi. Ada juga Back To Basics yaitu kembali pada produk minimalis dan Multi Purpose Customizable yaitu tuntutan produk multifungsi.

“Tren ini meningkat cukup pesat, dan menuntut para inovator terutama industri, memikirkan produk- produk yang menjawab kebutuhan ini ,” jelas Rachel.

Pembuatan inovasi produk, menurutnya juga harus memberikan nama produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

“Misal produk kosmetik mengandung spf brapa begitu, diganti tabir surya untuk lari berapa kilometer. Begitu lebih menarik dari sisi marketing,”urainya.

Sebagai penyedia brand, juga bisa membuat mix and match produk agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen dari bangun pagi sampai malam. Bisa pula membuat beauty box yang mencakup semua kebutuhan kosmetik dasar. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.