SURABAYA | duta.co – Jejak digital KH Said Aqil Siraj (Kiai SAS), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait muktamar ke-34 NU, sampai Kamis (7/10) pagi masih beredar di media sosial nahdliyin.

Adalah pidatonya di depan puluhan ribu ibu-ibu muslimat NU, bahwa, dirinya tak akan mencalonkan diri (lagi) sebagai Ketua Umum PBNU. Maklum, ia sudah dua periode.

“Barangkali saya berdiri di hadapan ibu Muslimat, ini yang terakhir. Tahun 2020 muktamar NU, saya tidak akan mencalonkan diri. Silakan yang lain, siapa pun. Saya tidak punya calon. Siapa pun kader NU (silakan) mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum, monggo, pada Agustus tahun 2020,” demikian Kiai SAS dengan nada menggebu-gebu.

“Tapi saya tetap aktif di NU, jangan khawatir gitu ya. Mari kita jaga NKRI, mari kita jaga Pancasila, mari kita jaga budaya, karakter, akhlaqul karimah. Inilah Islam Nusantara, Islam yang santun, Islam yang ramah, Islam yang menghormati budaya, Islam yang berkarakter, berintegritas, itulah Islam Nusantara,” katanya dalam video berdurasi 01.09 menit yang menampakkan Presiden Jokowi manggut-manggut itu.

Melawan Janji

“Bukan mazhab, bukan aliran, tapi khasaihs, mumayyizat, tipologi Islam, masyarakat Islam Nusantara. Selamat berharlah Muslimat ke-73, mudah-mudahan ke depan semakin kuat, semakin berperan, berkualitas. Amin. Terima kasih kepada Bapak Presiden dengan ibu yang hadir di tengah-tengah kita, dan alhamdulillah begitu Presiden hadir, hujan berhenti. Ini pawangnya hebat,” begitu Kiai SAS.

Video ini mendapat komentar beragam. Mayoritas berharap Kiai SAS menepati janjinya. Bukankah itu terucap di depan puluhan ribu ibu-ibu muslimat. Apalagi ada presiden. “Syukur kalau video ini sampai lagi ke HP Kiai SAS. Masak kiai mau melawan janjinya sendiri,” tulis netizen NU.

Tetapi, ada juga yang masih mendukung semangat Kiai SAS untuk maju lagi. Alasannya, ketimbang dipimpin orang yang lebih tidak jelas, lebih kemaruk politik jabatan, maka, Kiai SAS menjadi pilihan terbaik. “Lha itu, kiai-kiai sepuh sudah mendukung kembali beliau agar pimpin NU,” begitu komentar pro Kiai SAS. Waallahu’alam. (mky)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry