SURABAYA | duta.co – Debat perdana pasangan Capres dan Cawapres masih menjadi perhatian masyarakat. Pada debat yang berlangsung selama 120 menit ini dan membahas tema HAM, korupsi, dan terorisme pasangan Jokowi- Kiai Ma’ruf dianggap masih jomplang.

Terlihat pasangan Paslon 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin terlihat beberapa kali tidak memanfaatkan waktu yang masih tersedia. Berbeda dengan paslon nomor 02.

Beberapa kali Jokowi harus menjawab sendirian pertanyaan yang diajukan. Ketika masih ada waktu sisa, Kiai Ma’ruf dipersilahkan menambahi jawaban. “Saya kira cukup,” begitu Kiai Ma’ruf saat moderator menawarkan untuk menambahi jawaban Jokowi di waktu sisa.

Dipertanyaan lain Jokowi masih terlihat dominan menjawab tanpa bantuan wakilnya. Berbeda dengan Prabowo-Sandiaga Uno yang terlihat kompak saling mengisi jawaban.

“Kiai Ma’ruf masih terlihat belum lepas dan seolah terbebani. Pak Jokowi seolah berjuang sendiri, sementara Pak Prabowo sangat terbantu dengan Sandi,” kata Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surochim Abdussalamn, Jumat (18/1/2019).

Menurutnya, Jokowi harusnya berbagi waktu ke Pak Kiai Ma’ruf agar tidak terkesan sendirian. “Ketika diberi kesempatan Yai Ma’ruf sesungguhnya bisa tampil bagus, paparan tentang tema terorisme cukup bagus. Agar bisa terlihat berimbang dan tidak ada gab yang terlalu jauh sebagaimana diperagakan paslon 02, bisa komplenter karena saling bisa menutupi,” paparnya.

Lanjutnya, secara keseluruhan dari segi substansi sebenarnya paslon 01 bisa unggul. Namun dari segi impresi paslon 02 yang diperkuat Sandi jauh lebih komplementer. “Soal keunggulan, fifty fifty begitu tergantung dari mana melihatnya,” papar peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) ini.

Soal perjalanan debat, penilaian Surochim masih kaku dan masih jauh dari harapan menyangkut kedalaman materi debat. Sementara yang lain menilai, Kiai Ma’ruf gagal mengambil peluang karena sudah berkali-kali ditawari Jokowi, di sisi lain inilah kelemahan Jokowi ketika dilepas Jusuf Kalla yang punya gaya ‘menyerang’. (zal)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.