Ketua PPP Jatim, Musyafa' Noer (kanan) bersama Caleg DPR RI, M Habiburrohman /Gus Habib (tengah) (FT/FAISAL)

SURABAYA | duta.co – Dukungan Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa kepada Caleg DPR RI, M Habiburrohman (Gus Habib) terus diserukan. Dirinya mengajak warga Surabaya dan Muslimat NU untuk memilih Caleg dari kalangan milenial seperti Gus Habib.

“Saya mengawali karir yang mengantarkan adalah PPP,” ujar Khofifah usai menjadi pembekalan saksi dari PPP di Surabaya, Kamis (7/2).

Perjalan Khofifah menuju kursi DPR RI di awal karirnya butuh perjalanan panjang. “Sejarah ini panjang saya dulu bukan siapa-siapa. Saya bekerja cukup keras untuk bisa mendapatkan dukungan suara,” ungkapnya.

Kenapa mendukung Gus Habib? “Karena millenial. Dan millenial itu jumlah pemilihnya hampir 41 persen. Maka representasi millenial di pencalegan apakah tingkat 2,tingkat 1, pusat maupun DPD adalah penting, termasuk wagub Jatim millenial,” tambah Ketum PP Muslimat NU ini.

Menurut Khofifah, kebutuhan milenial ini karena tren dari bonus demografi yang sudah terjadi di Indonesia. Dia mencontohkan saat Pilgub 2018, pemilih milenial di Jatim sekitar 41 persen.

“Maka reorientasi milenial di dalam banyak hal menjadi dibutuhkan. Sekali lagi, milenial jumlahnya banyak, jadi representasi milenial juga harus banyak,” tandasnya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua PPP Jatim, Musyafa’ Noer. “Kalau gak milih Gus Habib dosa. Berarti gak cinta Kiai Asep. Karena Gus Habib anak dari Kiai Asep,” ujarnya.

Sementara itu, Gus Habib yang juga putra KH Asep Syaifuddin Chalim bersyukur mendapat dukungan dari Gubernur Jatim terpilih.

Dirinya mengaku sudah beberapa kali melakukan blusukan ke masyarakat bersama Khofifah. ” Lebih dari 10 kali saya bersama bu Khofifah menyapa warga. Meskipun di wilayah yang salahnnya hanya bisa dilakui jalan kali beliau mau menyapa masyarakat,” tambahnya.

Gus Habib berharap bisa menjadi perwakilan kaum millenial yang duduk di kursi DPR RI untuk membawa aspirasi kaum muda. “Menghadapi revolusi industri 4.0 pemuda harus mendapat porsi lebih di berbagai bidang termasuk politik,” ungkapnya.

Siti Zumaroh warga Wonocolo memnilai sosok Gus Habib itu cakep agamanya juga cakep orangnya. “Gus Habib kan mendapat bimbingan (agama) secara langsung dari kiai Asep,” katanya.

Berbeda dengan Iin Farida warga Pacar Keling Surabaya. Dirinya berharap jika Gus Habib menjadi anggota DPRRI bisa mengusulkan aturan yang memudahkan warga miskin untuk kuliah. “Memberikan fasilitas pada anak-anak miskin agar bisa punya kesempatan kuliah,” pungkasnya. (Zal)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.