Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama dengan pengurus Yayasan Khadijah di acara halal bihalal di Islamic Center Surabaya, Kamis (12/5/2022). DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berterima kasih ke Yayasan Khadijah. Karena selama enam tahun sejak SMP hingga SMA, dia dididik dan ditempa ilmu yang sangat bermanfaat bagi kehidupannya saat ini.

Hal itu diungkapkan Khofifah saat hadir di acara halal bi halal Yayasan Khadijah di Islamic Center Surabaya, Kamis (12/5/2022).

Khofifah merasa selama enam tahun itu, sangat banyak hal yang didapatnya. “Saya ditempa di Khadijah. Saya belajar langsung dari Abdul Wahab Turcham, pendiri Yayasan Khadijah. Beliau murid langsung dari Kiai Hasyim Ashari. Saya banyak mendapatkan manfaat dengan menjadi salah satu murid di Khadijah,” kata Khofifah.

Tempaan di Khadijah itu, kata Khofifah membuatnya  bisa membangun karakter pola pikir, pola gerak yang bisa dia kembangkan di berbagai institusi.

“Karena itu saya berterima kasih dan karena itu pula, saya hadir di forum silaturahim ini, sebagai tanda terima kasih saya pada sekolah yang mendidik dan menggembleng saya,” tandasnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Khofifah juga meminta para guru di Khadijah terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitasnya. Karena kualitas siswa tidak lepas dari kualitas guru-gurunya.

“Dan menimba ilmu di Khadijah bukan hanya di bidang akademik tapi lebih pada mencari keberkahan dari ilmu yang didapat selama belajar di Khadijah,” tandasnya.

Halal bi halal yang dihadiri seluruh guru dan karyawan sekolah di bawah Yayasan Khadijah di Surabaya itu dihadiri Ketua Umum Yayasan Khadijah, Prof Ridwan Nasir. Juga dihadiri dewan pembina Yayasan Khadijah Prof Ali Aziz.

Prof Ridwan Nasir juga menyampaikan rasa terima kasih pada Gubernur Khofifah yang selama ini telah mendukung pengembangan Yayasan Khadijah.  ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry