Almarhum H. Maman (Baju batik biru) bersama Ketua PBNU dan Nasim Khan (Foto/dok)

SITUBONDO | duta.co – Sebagian masyarakat Kabupaten Situbondo berdukacita atas wafatnya H. Maman, Khodam KHR Kholil Asad Syamsul Arifin, pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Selasa (27/7/2021).

“Almarhum H. Maman merupakan sosok yang humanis yang mengabdi secara ikhlas. Beliau juga pejuang persaudaraan, pejuang sosial dan petuahnya selalu menginspirasi teman-teman yang tergabung dalam wadah Nasim Khan Indonesia (NKI). Oleh karena itu, saya atas nama Presiden NKI maupun atas nama keluar besar NKI, turut berdukacita atas pulangnya H. Maman kepangkuan Allah SWT,” kata HM Nasim Khan, Presiden NKI.

Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB ini mengatakan bahwa, nilai persahabatan dengan Almarhum H. Maman terukir dalam lubuk hati yang paling dalam. “Almarhum H. Maman sosok pejuang yang tanpa pamrih dalam mengemban amanah dari Kiai Kholil. Almarhum, dalam menjalankan amanah kiai, selalu berhasil dengan baik,” jelas Nasim Khan.

Tak hanya itu yang disampaikan Nasim Khan kepada duta.co. Namun, dia juga bersaksi bahwa, almarhum H Maman adalah orang yang baik dan selalu humanis serta ceria dalam bergaul kepada masyarakat maupun bergaul dilingkungan pondok pesantren. “Sekali lagi atas nama NKI, saya turut berdukacita atas kepulangan almarhum H. Maman kepangkuan Allah SWT. Semoga amal ibadah almarhum terima Allah SWT, Aamiin,” ujar Nasim Khan.

Almarhum wafat pada hari Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo. “Almarhum wafat pada usia 38 tahun dan meninggalkan dua orang anak. Alamarhum dikebumikan dipemakaman keluarga Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo,” pungkas Nasim Khan. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry