BUKA KAJIAN: Ketua PD DMI Kota Madiun KH Mas'ud Yahya (kanan) , saat membuka kajian diikuti ratusan takmir masjid dan mushola. (Foto: Agoes Basoeki)

MADIUN | duta.co –– Ketua Pengurus Daerah-Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Kota Madiun KH Mas’ud Yahya mengharapkan takmir masjid dan musholla melakukan perbaikan diri. Dimaksud perbaikan pengelolaan menyangkut manajemen hingga kepedulian.
Demikian disampaikannya saat membuka “Kajian Bersama dan Diskusi Menghadapi Ramadhan 1447 Hijriah” di Masjid Syuhada, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Minggu (8/2/2026).

“Baik dari sisi manajemen dan standar diinginkan jajaran DMI, maka melalui kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah serta perubahan dalam pengelolaan masjid atau musholla,” ujarnya.

Menyinggung aktivitas selama ramadhan, tambahnya, seperti tahun-tahun terdahulu, ada pengaturan menyangkut pemakaian pengeras suara. Pengeras suara luar boleh dipakai dengan volume tertentu hingga pukul 22.00 untuk tadarus.

Selepas itu, diharapkan pemakaian pengeras suara dalam dengan volume tertentu. “Saya berharap takmir dapat melaksanakan aturan, agar ramadhan dapat berlangsung penuh kegembiraan,” ujarnya.

Jangan Sekadar Fisik

Sebagai pembicara Prof Dr Anwar Mujahidin MA (UIN Ponorogo) mengharapkan melakukan kegiatan bukan sekadar ibadah maghdoh seperti salat berjamaah, pengajian dan lainya.

Disusul, ada kepedulian terhadap jamaah atau masyarakat sekitar. “Apa artinya fisik tempat ibadah mewah? Tapi, jamaah atau sekitarnya ada umat kekurangan,” ujarnya.

Menurutnya jadikan tempat ibadah bisa meningkatkan kesejahteraan, baik keimanan dan jamaahnya. Lalu, ada kepedulian sesama jamaah, jamaah mampu dan tidak mampu saling berinteraksi.
Antar mereka, tambahnya, bisa saling berbagi secara perorangan hingga dikelola takmir. Bagi takmir diharapkan muncul kepedulian, bukan sekadar membangun fisik.

Ia juga menyarankan bagi tempat ibadah memiliki keuangan berlebih, salurkan ke tempat ibadah tergolong minus atau lebih kecil.

“Bantu juga jamaahnya tergolong tidak mampu, jangan hanya jamaahnya sendiri. Bergerak keluar lingkungan lain, sehingga zakat, sedekah dan lain-lain, disalurkan makin meluas,” tandasnya. (ags)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry