Santri Pondok Pesantren Attaroqqi, Sampang siap memenangkan Khofifah. (FT/IST)

SAMPANG | duta.co – Bicara politik di Sampang, Madura tidak bisa lepas dari sosok ulama kharismatik, pemberani, pembela rakyat kecil dalam kasus ‘berdarah’ Waduk Nipah, akhir 1993. Ialah KH Alawy Muhammad, yang tanpa tedeng aling-aling berani melawan Soeharto, presiden terkuat saat itu.

Kini, dalam Pilgub Jatim 2018, keluarga besar KH Alawi Muhammad mendukung penuh perjuangan Khofifah Indar Parawansa. Bahkan mereka yakin, kali ini Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu akan memimpin Jawa Timur pasca kepemimpinan Soekarwo.

“Kali ini insyaAllah tidak gagal. Kami tak akan mendahului takdir, tapi insyaAllah kami yakin Jawa Timur akan dipimpin Bu Khofifah,” demikian KH Fauroq Alawi, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Attaroqqi Karongan,Tangumung, Sampang, Madura, Sabtu, 13 Januari 2017.

Tak hanya keluarga Kiai Alawi, di hadapan Khofifah, Kiai Fauroq juga memerintahkan santri, keluarga santri dan alumni Ponpes Attaroqqi agar turut memenangkan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018.

“Saya sudah titip pesan jangan lupa pilih dan menangkan Bu Khofifah karena ada kedekatan dengan almarhum Kiai Alawi. Mudah-mudahan Bu Khofifah dapat inayah, pertolongan Allah,” katanya.

Kiai Fauroq menegaskan, Khofifah akan menang di Sampang dan seluruh kabupaten dan kota Jatim jika pilkada berjalan transparan dan jurdil.

“Kita mohon agar Bu Khofifah diselamatkan Allah, diselamatkan perolehan suaranya se-Jatim. Dibela hak-hak beliau dan semoga Allah ijabah Bu khofifah memenangi Pilgub Jatim 2018,” katanya.

“Dulu ada semacam pepatah, kalau yang menang itu Bu Khofifah tapi yang dilantik orang lain. Tapi karena Pak Karwo sekarang sudah bersama Bu Khofifah insyaAllah lain,” tambahnya yang disambut senyum Khofifah.

Selain karena kedekatan dengan keluarga besar Ponpes Attaroqqi, Khofifah dinilai Kiai Fauroq sepaham dengan Kiai Alawi, bahwa menegakkan amar makruf nahi munkar di Jatim tak sebatas pada laki-laki tapi juga kaum wanita.

KH Fauroq Alawi: In-sya Allah Bu Khofifah Menang di Sampang dan seluruh kabupaten yang ada di Jawa Timur. (FT/IST)

“Kami keluarga Kiai Alawi percaya dengan misi Bu Khofifah (menegakkan amar makruf nahi munkar) apabila terpilih menjadi gubernur Jatim,” tandasnya.

Tetesan Perjuangan

Khofifah hadir di Ponpes Attaroqqi untuk bersilaturahim setelah kemarin malam tidak bisa menghadiri haul Kiai Alawi yang dihadiri ratuaan ribu jamaah, karena bersamaan dengan jadwal tes kesehatan bakal Cagub-Cawagub yang digelar KPU Jatim.

Kehadiran Khofifah yang didampingi Ketua PC Muslimat NU Sampang, Nyai Kausar dan Ketua PC Muslimat NU Surabaya, Nyai Lilik Fadilah disambut hangat dzuriyah Kiai Alawi Muhammad dan para santri. Bahkan santri putri berebut foto sambil membawa kalender bergambar Khofifah-Emil.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menuturkan Kiai Alawi merupakan ulama besar yang harus menjadi referensi bukan hanya dzuriahnya tapi para santri Ponpes Attaroqqi.

“Bahwa anak-anak semua akan menjadi keluarga besar pesantren Attaroqqi, yang mendapat tetesan semangat perjuangan dari Kiai Alawi dalam membela rakyat. Terima kasih semua do’a dan dukungannya ,” kata Khofifah.

Seperti diketahui, nama Kiai Alawi Muhammad dikenal banyak orang terutama setelah Tragedi Nipah yang terjadi pada 25 September 1993. Dia getol membela petani Sampang yang terdampak pembangunan Waduk Nipah di Kecamatan Banyuates.

Kiai Alawi meninggal dunia pada 9 November 2014. Hingga kini namanya tak hanya harum di wilayah Madura, Jatim dan Indonesia bahkan setiap haulnya dihadiri puluhan ribu jamaah. (tk-e)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.